Pilih Naik KM Dorolonda, Bupati Mote Kembali ke Waropen Lewat Jalur Laut

Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, tampak berada di ruang ekonomi KM Dorolonda bersama para penumpang dalam perjalanan dari Jayapura menuju Waropen, Selasa (2/6/2026). Dengan mengenakan topi dan jaket hitam, Bupati Mote memilih menggunakan transportasi laut untuk kembali ke daerah usai menyelesaikan agenda pemerintahan di Jayapura. (Ft: Dok/HumPro)

WAROPEN | MEPAGO.CO  – Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, kembali ke Kabupaten Waropen setelah menyelesaikan sejumlah agenda pemerintahan di Jayapura, termasuk menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Jika dalam perjalanan dinas sebelumnya Bupati Mote lebih sering menggunakan transportasi udara menuju Nabire, Biak maupun Serui yang kemudian dilanjutkan dengan speed boat atau kapal cepat menuju Waropen, kali ini orang nomor satu di Waropen tersebut memilih menggunakan transportasi laut milik PT PELNI, yakni KM Dorolonda.

Bupati Mote bersama ratusan penumpang lainnya bertolak dari Pelabuhan Jayapura pada Senin, 1 Juni 2026. Setelah menempuh pelayaran selama kurang lebih 20 jam, KM Dorolonda tiba di perairan Waropen dan berlabuh di kawasan Pelabuhan Pidemani pada Selasa, 2 Juni 2026.

Karena kondisi pelabuhan yang belum memungkinkan untuk disandari kapal penumpang berukuran besar atau yang biasa dikenal masyarakat sebagai “kapal putih”, KM Dorolonda harus berlabuh di perairan sekitar Pelabuhan Pidemani.

Meski demikian, proses penurunan penumpang berlangsung aman, lancar, dan tertib.

Setibanya di Waropen, Bupati Mote bersama para penumpang turun dari kapal secara tertib sebelum melanjutkan perjalanan menuju pusat pemerintahan Kabupaten Waropen dan tujuan masing-masing.

Kepulangan tersebut sekaligus menandai berlanjutnya berbagai agenda pembangunan dan pelayanan pemerintahan yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Waropen.
Selain menghadiri agenda penerimaan LHP Tahun 2025, Bupati Mote juga dijadwalkan segera menindaklanjuti berbagai program strategis daerah yang tengah berjalan, termasuk upaya peningkatan tata kelola keuangan daerah serta percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Perjalanan laut yang ditempuh Bupati Mote juga menjadi gambaran nyata kondisi transportasi di Waropen yang masih membutuhkan perhatian serius, khususnya pembangunan dan peningkatan infrastruktur pelabuhan agar ke depan dapat melayani kapal penumpang berukuran besar secara maksimal dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat. (HumPro)

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *