Polres Waropen Simulasikan Pengamanan Mako

Skenario simulasi saat massa mendatangi Mapolres Waropen dan dihalau petugas di pintu masuk markas, sembari dilakukan koordinasi untuk mengantisipasi perkembangan situasi. (Ft: Humas Polres Waropen)

WAROPEN | MEPAGO CO – Polres Waropen menggelar simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) Tahun 2026 untuk menguji kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ancaman terhadap markas kepolisian.

Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres Waropen, Kampung Waren II, Distrik Waropen Bawah, Kabupaten Waropen, Kamis (17/9/2026), mulai pukul 08.00 WIT.

Simulasi dipimpin langsung Kapolres Waropen AKBP Tofan Irdiyanto, S.Sos., dan melibatkan para Pejabat Utama (PJU), para kepala satuan, Kapolsek Waropen Bawah, serta sekitar 70 personel Polres Waropen.

Kapolres Waropen AKBP Tofan Irdiyanto, S.Sos., memberikan arahan kepada personel usai pelaksanaan simulasi Sispam Mako, didampingi Wakapolres Waropen Kompol Soeparmanto, S.H., dan Kabag Ops AKP Frits B. Arera, S.Sos. (Humas Polres Waropen)

Sejumlah pejabat yang terlibat antara lain Wakapolres Waropen Kompol Soeparmanto, S.H., Kabag Ops AKP Frits B. Arera, S.Sos., Kabag Ren AKP Arif Marianto, S.E., M.M., Kasat Reskrim Iptu Imade Budi Darmawan, S.H., M.H., CPHR., Kasat Narkoba Iptu Sammy Sainyakit, S.Sos., M.Si., Kasat Lantas Iptu Jimmy H. Lufkey, S.I.P., M.H., Kasat Binmas Iptu Nelson Pombos, S.H., M.I.P., Kasat Samapta Iptu Otto Satia, S.E., Kasat Intelkam Ipda Angela Ripka Hawar, S.Sos., M.I.P., CPHR., CBA., serta pejabat dan personel lainnya.

Simulasi diawali dengan apel kesiapsiagaan, pengecekan personel, sarana dan prasarana, serta kesiapan masing-masing fungsi.

Dalam skenario pertama atau situasi hijau, personel Sat Intelkam menerima informasi mengenai sekelompok masyarakat yang merasa tidak puas terhadap kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Waropen dan berencana menyampaikan aspirasi kepada Bupati Waropen.

Dalam skenario tersebut, Bupati Waropen sedang mengikuti rapat bersama Forkopimda di Mapolres Waropen. Massa yang disimulasikan berjumlah sekitar 50 orang kemudian bergerak menuju Mako Polres Waropen.

Informasi tersebut diteruskan kepada pimpinan. Kapolres selanjutnya memerintahkan Kabag Ops meningkatkan kesiapsiagaan personel dan mengaktifkan alarm sebagai tanda kesiapan pengamanan.

Memasuki situasi kuning, personel menempati titik pengamanan sesuai pembagian tugas. Pengamanan difokuskan pada akses keluar-masuk Mako, personel, serta fasilitas penting di lingkungan markas.

Dalam skenario berikutnya, massa tiba di Mapolres Waropen dengan membawa spanduk dan menyampaikan aspirasi secara lisan serta meminta bertemu dengan Bupati Waropen.

Tim negosiator Sat Binmas kemudian memberikan imbauan agar penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib. Massa juga diarahkan menunjuk perwakilan untuk berdialog.

Sebanyak 10 orang perwakilan massa kemudian diberikan kesempatan untuk melakukan dialog dengan Bupati Waropen. Dalam dialog tersebut, perwakilan massa menyampaikan aspirasi dan tuntutannya, sementara pihak pemerintah daerah menyampaikan bahwa aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

Setelah mendapatkan penjelasan, koordinator aksi dalam skenario simulasi mengimbau massa untuk membubarkan diri secara tertib.

Dalam tahapan selanjutnya, personel melakukan pengecekan terhadap kondisi Mako, personel, fasilitas dan lingkungan sekitar untuk memastikan tidak terdapat ancaman lanjutan.

Setelah situasi dinyatakan aman dan terkendali, Kapolres Waropen bersama Wakapolres dan Kabag Ops memberikan arahan sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan simulasi.

Kegiatan kemudian ditutup dengan apel konsolidasi seluruh personel yang terlibat. Secara umum, simulasi Sispam Mako Polres Waropen Tahun 2026 berlangsung aman, tertib dan lancar.

Simulasi tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Waropen meningkatkan kesiapsiagaan personel, koordinasi antarfungsi, serta kemampuan dalam merespons perkembangan situasi secara bertahap.

Selain kesiapan personel, evaluasi juga mencakup pembagian tugas, sistem komunikasi, jalur koordinasi serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung pengamanan Mako.

Dalam evaluasi kegiatan, peningkatan fasilitas CCTV pada sejumlah titik strategis di lingkungan Mapolres Waropen juga dipandang perlu untuk mendukung pemantauan situasi, deteksi dini dan pengawasan akses keluar-masuk Mako. (Humas Polres Waropen)

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *