Sosialisasi Pendataan PMKS dan PSKS di Waropen Resmi Dibuka Wabup Yowel Boari

Foto bersama jajaran Dinas Sosial Kabupaten Waropen usai pembukaan sosialisasi pendataan, verifikasi dan validasi PMKS dan PSKS Tahun 2026. Duduk dari kiri: Thomas Wabiser, S.Th, Sekretaris Dinas Sosial; Kadistrik Waropen Bawah; Kadis Sosial Yulius Paranta Rukka, S.IP., M.Si.; Wabup Waropen Yowel Boari; Kadistrik Waropen Bawah Alfons Wenggi, S.IP.; Elliasa Yustiar Ramandey, S.ST., Kabid Pemberdayaan Sosial dan Komunitas Adat Terpencil (Dayasos); serta Daniel Tanati, S.H., M.H., Kabid Bantuan Sosial. Berdiri di belakang merupakan para staf Dinas Sosial Kabupaten Waropen. (Ft: Tamrin/mepago.co)

WAROPEN | MEPAGO CO – Pemerintah Kabupaten Waropen mulai memperkuat akurasi data kesejahteraan sosial melalui Sosialisasi Pendataan, Verifikasi dan Validasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) serta Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) Tahun 2026.

Kegiatan tersebut resmi dibuka Wakil Bupati Waropen, Yowel Boari, Selasa (1/9/2026), di ruang rapat Kantor Dinas Sosial Kabupaten Waropen, Kampung Nonomi, Distrik Waropen Bawah.

Sosialisasi ini dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Waropen, kepala distrik Waropen Bawah dan Urei Faisei, para kepala kampung beserta aparat kampung, para user atau pengisi data, serta pejabat dan staf Dinas Sosial Kabupaten Waropen.

Bupati Waropen dalam sambutanya melalui Wabup Yowel Boari menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh pihak untuk memastikan proses pendataan, verifikasi dan validasi data sosial berjalan dengan baik hingga ke tingkat masyarakat.

Wabup Yowel Boari dan Plt. Kadis Sosial saat berfoto bersama peserta sosialisasi, Kadistrik Waropen Bawah, Kadistrik Urei Faisei, serta para kepala dan aparat kampung. (Ft: Tamrin)

Ia meminta kegiatan tersebut tidak dipandang sekadar sebagai pekerjaan administrasi, tetapi sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memastikan hak dan kebutuhan masyarakat dapat dilayani secara tepat.

“Jangan melihat kegiatan ini hanya sebagai pekerjaan administrasi, tetapi lihat pekerjaan ini sebagai bagian dari tanggung jawab kita untuk memastikan hak dan kebutuhan masyarakat dapat dilayani dengan benar,” ujar Yowel.

Menurutnya, ketepatan data sangat menentukan keberhasilan pemerintah dalam menyusun dan menyalurkan berbagai program kepada masyarakat.

“Satu data yang salah dapat menyebabkan satu program tidak tepat sasaran. Sebaliknya, satu data yang benar dapat membantu pemerintah mengambil keputusan yang tepat dan memberikan manfaat kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.

Yowel juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam proses verifikasi dan validasi melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) agar mengedepankan ketelitian, keamanan, serta tanggung jawab dalam pengelolaan data masyarakat.

Ia berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti pada pemahaman di dalam ruangan, tetapi dilanjutkan dengan tindakan nyata di lapangan.

“Setelah kegiatan ini harus ada tindak lanjut nyata di lapangan. Apa yang disampaikan dalam sosialisasi harus dipahami, dilaksanakan dan diterapkan oleh seluruh pihak yang mempunyai tugas dalam proses pemutakhiran, verifikasi dan validasi data,” tegasnya.

Wabup mengajak seluruh jajaran pemerintah, mulai dari distrik, kampung, pendamping sosial hingga pihak terkait lainnya, untuk membangun koordinasi yang baik, memperkuat integrasi data dan melakukan pemutakhiran data secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, data yang akurat akan menjadi dasar penting bagi Pemerintah Kabupaten Waropen dalam menentukan kebijakan, menyusun program pembangunan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya percaya bahwa dengan kerja bersama, integritas dan kepedulian seluruh jajaran, kita dapat membangun tata kelola pemerintahan dan pembangunan yang semakin baik,” ujarnya.

Yowel menegaskan, data harus ditempatkan sebagai fondasi dalam perumusan kebijakan, bukan sekadar dokumen administrasi.

“Mari kita jadikan data sebagai fondasi, bukan sekadar administrasi. Mari kita pastikan bahwa setiap kebijakan pemerintah benar-benar berangkat dari kondisi masyarakat yang nyata dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat menuju Waropen Bangkit,” pungkasnya.

Penulis: Tamrin Sinambela

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *