YAPEN | MEPAGO.CO – Sejarah baru terukir di jajaran Polres Kepulauan Yapen. Untuk pertama kalinya, seorang Polisi Wanita (Polwan) asli Kepulauan Yapen dipercaya menduduki jabatan strategis sebagai Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas). Sosok tersebut dikenal sebagai srikandi Bhayangkara yang telah mengabdi sejak awal tahun 2000-an.
Perwira Polwan ini resmi dilantik sebagai anggota Polri pada 23 Desember 2002, setelah mengikuti pendidikan Dikmaba Polwan Tahun 2002. Ia mengawali kariernya di kepolisian dengan tekad kuat untuk mengabdi kepada bangsa dan daerah, khususnya tanah kelahirannya di Kepulauan Yapen.
Lahir di Jayapura, 19 November 1982, perjalanan pendidikannya dimulai dari SD Tanjung Ria Base G Jayapura (1991–1996), dilanjutkan ke SMP Negeri 2 Serui (1997–1999), dan SMA Negeri 2 Serui (2000–2002). Sejak masa sekolah, cita-citanya untuk menjadi Polisi Wanita telah tertanam kuat.
Motivasi terbesarnya untuk bergabung dengan Polri datang dari keluarga, khususnya sang ayah yang juga merupakan anggota Polri.
Keteladanan orang tua menjadi inspirasi utama yang mendorongnya memilih jalan pengabdian sebagai abdi negara di institusi kepolisian.
Dalam kehidupan keluarga, ia dikenal sebagai istri dari seorang anggota Polri dan dikaruniai dua orang anak. Peran sebagai ibu dan perwira Polri dijalani dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.
Sebagai Srikandi pertama yang menjabat Kasat Lantas di Polres Kepulauan Yapen, ia mengaku bangga dan terharu dapat kembali mengabdi di kampung halaman. Menurutnya, jabatan tersebut bukan hanya sebuah kepercayaan, tetapi juga amanah besar untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kepulauan Yapen.
“Saya bangga bisa melayani dan memberikan kontribusi nyata bagi kampung halaman sendiri. Tanggung jawab ini besar, namun menjadi kehormatan karena dapat lebih dekat dengan keluarga, masyarakat, dan sahabat-sahabat di tanah kelahiran,” ungkap Iptu Novita Fonataba kepada media ini, Senin [19/1/26).
Kehadirannya di pucuk pimpinan Satlantas diharapkan mampu membawa semangat baru, meningkatkan kesadaran berlalu lintas, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya kaum perempuan di Kepulauan Yapen, bahwa perempuan juga mampu tampil dan berprestasi di institusi kepolisian.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela
