Mewakili 472 penerima SK, empat ASN baru tampak bangga dan bahagia sambil memegang SK CPNS. Senyum sumringah mereka menjadi simbol syukur atas penantian panjang yang akhirnya terjawab. (Ft: Tamrin/mepago.co)
WAROPEN | MEPAGO.CO – Tak lari gunung dikejar. Peribahasa itu layak menggambarkan penantian panjang ratusan tenaga honor di Kabupaten Waropen. Setelah kurang lebih 12 tahun mengabdi tanpa kepastian, sebanyak 472 tenaga honor (K2) dan PPPK akhirnya resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai CPNS dan PPPK di Lapangan Elias Paprindey, Senin (2/3/2026).
Penyerahan SK dilakukan di bawah kepemimpinan Bupati Waropen, Fransiscus Xaverius Mote, bersama Wakil Bupati Yowel Boari. Dari total 472 SK yang diserahkan, 265 merupakan SK CPNS dan 207 SK PPPK.
Suasana haru dan penuh sukacita menyelimuti para penerima SK saat prosesi penyerahan dan penandatanganan komitmen kerja sesuai ketentuan peraturan kepegawaian yang berlaku. Kepastian status tersebut menjadi jawaban atas pengabdian panjang yang selama ini dijalani dengan sabar dan setia.
Yeskel S. Mundoni, yang sejak 2014 mengabdi sebagai tenaga mantri di Puskesmas Waren, mengaku bersyukur dan terharu.
“Sudah banyak pemimpin berganti dan kami terus menanti. Puji Tuhan, di kepemimpinan Bapak Mote dan Boari, penantian itu akhirnya terjawab,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Marice Buinei yang telah lebih dari satu dekade mengabdi sebagai tenaga honor di Dinas Kesehatan. Ia menyebut hari tersebut sebagai momen bersejarah dalam hidupnya.
“Penantian panjang ini akhirnya terjawab setelah saya menerima SK. Terima kasih atas perhatian dan kerja nyata Bapak Bupati dan Wakil Bupati,” tuturnya.
Adolof A. Nussi yang mengabdi sejak 2014 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga menyampaikan apresiasi atas komitmen kepemimpinan Mote–Boari dalam memperjuangkan nasib tenaga honor.
Sementara itu, Amir SP Manitori yang telah lebih dari 10 tahun menjadi tenaga honor di Sekretariat DPRD Waropen mengaku sangat bahagia.
“Puji Tuhan, hari ini saya menerima SK CPNS. Ini kebahagiaan yang tidak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata,” katanya.
Saat ditanya terkait kesiapan menjalankan tugas sebagai ASN, keempatnya kompak menyatakan siap mengabdi di mana pun ditempatkan dan berkomitmen mematuhi seluruh aturan kepegawaian yang berlaku.
Penyerahan 472 SK ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier para tenaga honor di Waropen, sekaligus bukti komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kepastian status dan masa depan bagi para abdi negara di Tanah Sejuta Bakau.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela
