WAROPEN | MEPAGO.CO – Kepedulian terhadap pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda terus diwujudkan prajurit Yonif TP 860/NSK di wilayah penugasan Kabupaten Waropen, Papua.
Melalui program Tentara Kreatif Mengajar dengan Hati (TEKAD), prajurit Yonif TP 860/NSK hadir di SMP Islam At-Taqwa Urei Faisei, Distrik Urei Faisei, Jumat (2/10/2026).
Kehadiran para prajurit disambut langsung Kepala SMP Islam At-Taqwa Urei Faisei, Nasir, S.Pd., bersama jajaran guru dan siswa-siswi.
Bukan sekadar mengajar, para prajurit membawa sejumlah materi yang diarahkan untuk membangun semangat dan karakter para pelajar. Mulai dari wawasan kebangsaan, motivasi belajar, kedisiplinan hingga Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dasar diberikan kepada para siswa.
Suasana kegiatan pun berlangsung penuh semangat. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap materi dan arahan yang diberikan prajurit.
Program TEKAD menjadi salah satu cara Yonif TP 860/NSK untuk ikut mengambil bagian dalam mendorong kemajuan pendidikan sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap bangsa sejak dini.
Kepala SMP Islam At-Taqwa Urei Faisei, Nasir, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kehadiran prajurit Yonif TP 860/NSK yang telah memberikan motivasi dan dorongan semangat kepada para siswa.
Bagi Yonif TP 860/NSK, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi aktivitas mengajar di lingkungan sekolah. Lebih dari itu, TEKAD menjadi bagian dari pembinaan teritorial untuk membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, serta memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Dengan hadir langsung di tengah dunia pendidikan, prajurit berupaya memberikan kontribusi nyata bagi generasi muda Waropen agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter, dan memiliki semangat belajar.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 13.00 WIT tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar dengan antusiasme tinggi dari seluruh siswa-siswi SMP Islam At-Taqwa.
Mengajar dengan hati, membangun karakter, dan menanamkan semangat untuk masa depan generasi muda Waropen. (Redaksi
Editor: Tamrin Sinambela







