Di Kampung Usaiwa, Babinsa dan Aparat Kampug Bagikan Masker dan Tempat Cuci Tangan

oleh -165 views

MEPAGO.CO, WAROPEN – Untuk memutus mata rantai penularan Virus Covid-19 diwilayah binaannya, Sertu Yohanis Pomeo Babinsa Ramil 1709-03/Warbah Kodim 1709/Yawa bersama Aparat Kampung Usaiwa Distrik Urei Faisei Kabupaten Waropen, membagikan masker, ember tempat mencuci tangan, sabun antiseptic dan tisu gratis dilokasi-lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, Selasa (04/05/2021).

Dijelaskan Sertu Yohanis, beberapa lokasi strategis yang menjadi sasaran pembagian alat protokol kesehatan tersebut meliputi, SDN Usaiwa, Lembaga Pendidikan Ma’aruf
MTS/MA WAROPEN, Masjid Al-Mustaqim, Gereja GPDI Pisga SP 5, Kantor LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) dan Kantor Departemen Agama Waropen serta toko dan warung makan yang ada dikampung usaiwa.

Dengan adanya pembagian alat pendukung protokol kesehatan ini, diharapkan, para warga masyarakat usaiwa yang melakukan aktivitas dapat menangkal penyebaran Covid-19 antar sesama warga. “Dan kami selaku Babinsa bersama Aparat kampung akan selalu mengajak dan mengedukasi seluruh warga untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari”, pungkas Babinsa.

Petrus Masini selaku Kepala Kampung Usaiwa turut menambahkan, “Pembagian masker dan ember cuci tangan yang dilakukan hari ini, berasal dari 8% Dana kampung usaiwa yang digunakan untuk Penanggulangan Covid-19, sehingga diharapkan dapat digunakan dan dipelihara sebaik-baiknya oleh seluruh warga, dan atas kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini, kami mengucapkan terima kasih, Semoga Tuhan selalu memberkati kita semua”, imbuhnya.

Salah satu warga pemilik warung makan, yang tak ingin disebutkan namanya, juga turut memberikan apresiasinya, “Terima kasih kepada Aparat kampung Usaiwa dan juga Babinsa, yang hari ini telah mengantar dan membagikan langsung alat pendukung protokol kesehatan ini, semoga dengan adanya tempat pencucian tangan ini, para warga yang mengunjungi warung kami ini dapat terhindar dari penyebaran Covid-19, pungkasnya. (Pen dim 1709)

 

Editor: Jery Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *