Prihatin Melihat Asrama Putra SMP Windesi

oleh -44 views
Berpose bersama Ketua Sementara DPRD Yohanis G Raubaba, S.Sos, Waket sementara Edward Norman Banua, ST, para anggota DPRD, Kadistrik Windesy, Kabid fispra Bappeda bersama para siswa di depan asrama putra SMP Windesy. ( Ft. Ist/MEPAGO )

MEPAGO.CO, SERUI – Gedung asrama putra SMP Windesi sangat memprihatinkan. Pasalnya, fisik gedungnya dari kayu tidak layak lagi ditempati para siswa. Demikian ditegaskan Ketua Sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Yapen, Yohanis G Raubaba, S.Sos kepada Mepago di kediamannya di jalan Gajah Mada Atas, Minggu (31/05/20) pagi.

“Dalam kunjungan kerja DPRD ke Distrik Windesi bersama Bappeda, kami melihat asrama putra SMP Windesi tidak layak lagi digunakan. Semua fisik bangunannya begitu memprihatinkan,” ungkapnya.

Sebagai wakil rakyat, kata Raubaba, instansi teknis yaitu dinas pendidikan harus memperhatikan fisik gedung asrama putra SMP Windesi. “Gedung asrama sekarang tidak layak lagi di huni para siswa untuk tempat tinggal mereka. pokoknya memprihatinkan,” katanya lagi.

Adanya gedung asrama putra SMP Windesi, diakuinya, sudah sangat bagus sebagai wujud perhatian pemerintah daerah untuk membantu dan meringankan orang tua dalam membiaya putra/putrinya mengenyam pendidikan yang baik. Alhasil, orang tua melepas anak-anaknya masuk asrama.

Tetapi, setelah dewan cek fisik gedung asrama, lebih jauh politikus partai Demokrat mengharapkan agar pemerintah daerah hendaknya memprioritaskan pembangunan asrama baru di Windesi. Sehingga, gedung asrama baru, dilengkapi sarana dan prasarana akan mendorong penghuni asrama secara khusus para siswa memiliki semangat belajar yang tinggi demi kesuksesan mereka dalam menyiapkan masa depan yang baik.

“Saya optimis, jika gedung asrama putra SMP Windesi sudah baru dilengkapi sarana dan prasarana yang baik. Semangat para siswa untuk belajar akan lebih tinggi lagi,” terangnya seraya mengakui bahwa keluhan mengenai asrama yang tidak layak lagi ditempati dilontarkan siswa sendiri dan masyarakat saat kunjungan kerja di Windesi. (***)

Editor: Jerry Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *