Anggota MPR RI Tonny Tesar duduk di tengah mengenakan kemeja putih saat berfoto bersama peserta usai kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di GPDP Kelurahan Ansus, Distrik Yapen Barat, Kabupaten Kepulauan Yapen, Senin (13/4/2026). (Ft: TIM)
YAPEN | MEPAGO.CO – Anggota MPR RI Tonny Tesar menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di GPDP Kelurahan Ansus, Distrik Yapen Barat, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, pada 13 April 2026. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai kebangsaan sebagai dasar menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Dalam upaya memperkuat wawasan kebangsaan di tengah masyarakat, anggota MPR RI Tonny Tesar melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di GPDP Kelurahan Ansus, Distrik Yapen Barat, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, Senin (13/4/2026).
Kegiatan yang dihadiri jemaat, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga setempat itu berlangsung penuh antusias.
Dalam pemaparannya, Tonny Tesar menjelaskan bahwa empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara merupakan landasan utama yang harus dipahami dan diterapkan seluruh masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Empat Pilar Kebangsaan menjadi pedoman penting dalam menjaga persatuan, memperkokoh semangat nasionalisme, serta menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk ancaman radikalisme dan disintegrasi bangsa.
“Empat pilar ini bukan sekadar materi sosialisasi, tetapi nilai luhur bangsa yang harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Tonny Tesar.
Ia menjelaskan, pilar pertama adalah Pancasila sebagai ideologi dasar negara dan fondasi utama kehidupan bangsa Indonesia.
Lima sila dalam Pancasila mengandung nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial yang harus menjadi pedoman seluruh rakyat Indonesia.
Pilar kedua adalah Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi negara yang mengatur penyelenggaraan pemerintahan, hak dan kewajiban warga negara, serta sistem kehidupan bernegara.
Sementara pilar ketiga, yakni Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menegaskan bahwa Indonesia adalah negara kesatuan yang utuh dari Sabang sampai Merauke yang harus terus dijaga bersama sebagai hasil perjuangan para pahlawan bangsa.
Adapun pilar keempat adalah Bhinneka Tunggal Ika yang memiliki makna berbeda-beda tetapi tetap satu. Semboyan tersebut mencerminkan keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan bahasa di Indonesia yang tetap bersatu dalam bingkai NKRI.
Dalam kesempatan itu, Tonny Tesar juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga toleransi, memperkuat rasa persaudaraan, dan menanamkan semangat cinta tanah air di tengah perkembangan era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat di Distrik Yapen Barat semakin memahami pentingnya Empat Pilar Kebangsaan sebagai dasar memperkuat persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela







