YAPEN | MEPAGO.CO — Anggota MPR RI, Tonny Tesar, S.Sos., menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Hotel Kelapa Dua, Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai kebangsaan serta pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam kegiatan tersebut, Tonny Tesar didampingi pemateri Yesaya S. Saneraro Wamaer, S.IP., M.AP. Sosialisasi membahas empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjadi landasan penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman Indonesia.
Tonny Tesar mengatakan, pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan perlu terus diperkuat, khususnya di tengah perkembangan zaman yang menghadirkan berbagai tantangan terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Empat pilar tersebut meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.
Pancasila menjadi dasar negara sekaligus landasan nilai dalam kehidupan berbangsa. Lima sila Pancasila mengajarkan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan, persatuan, demokrasi melalui permusyawaratan/perwakilan, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sementara itu, UUD 1945 merupakan konstitusi negara yang menjadi dasar penyelenggaraan pemerintahan sekaligus mengatur hak dan kewajiban warga negara serta berbagai mekanisme kehidupan bernegara.
Pilar ketiga adalah NKRI yang menegaskan Indonesia sebagai negara kesatuan dari Sabang sampai Merauke. Keutuhan NKRI, menurutnya, harus terus dijaga sebagai hasil perjuangan para pahlawan dan fondasi kehidupan berbangsa.
Sedangkan Bhinneka Tunggal Ika menjadi semangat untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, ras, budaya, bahasa, dan adat istiadat yang dimiliki Indonesia.
“Keempat pilar kebangsaan ini tidak hanya untuk dipahami, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia,” pesan Tonny dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai, penguatan wawasan kebangsaan sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk potensi radikalisme, intoleransi, konflik sosial, serta ancaman disintegrasi bangsa.
Karena itu, sosialisasi empat pilar diharapkan dapat mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami nilai-nilai Pancasila, menaati konstitusi, menjaga keutuhan NKRI, dan menjadikan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
Tonny juga menekankan bahwa keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang harus dirawat melalui sikap saling menghormati, toleransi, gotong royong, serta mengutamakan kepentingan bersama.
Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tersebut menjadi bagian dari upaya MPR RI untuk mendekatkan pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan keutuhan Indonesia. (Redaksi)
Editor: Tamrin Sinambela







