WAROPEN | MEPAGO.CO – Batalyon Infanteri TP 860/NSK melaksanakan kegiatan fogging atau pengasapan di kawasan Marshalling Area, Kabupaten Waropen, Papua, Kamis (30/7/2026) sore. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, khususnya malaria dan Demam Berdarah Dengue (DBD), guna menjaga kesehatan serta kesiapan prajurit selama menjalankan tugas di wilayah penugasan.
Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIT tersebut dipimpin oleh personel Kesehatan Yonif TP 860/NSK dengan melibatkan prajurit satuan. Fogging menjadi langkah preventif untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan meminimalisir risiko penyebaran penyakit di lingkungan pangkalan.
Sebelum pengasapan dilakukan, Tim Kesehatan terlebih dahulu menyiapkan peralatan, mengisi bahan bakar mesin fogging, serta mencampurkan cairan insektisida sesuai prosedur. Setelah seluruh perlengkapan dinyatakan siap, tim bergerak melakukan pengasapan secara menyeluruh di kawasan Marshalling Area.
Sasaran fogging meliputi tenda dan barak prajurit, fasilitas umum, area mandi, cuci, kakus (MCK), hingga semak-semak di sekitar pangkalan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Usai pelaksanaan, personel melakukan pengecekan akhir serta membersihkan seluruh peralatan yang digunakan.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Seluruh personel mengikuti setiap tahapan sesuai prosedur sehingga proses fogging dapat berjalan efektif dan memberikan perlindungan maksimal terhadap lingkungan tempat tinggal prajurit.
Komandan Yonif TP 860/NSK menegaskan bahwa upaya menjaga kesehatan personel merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas. Melalui kegiatan fogging yang dilakukan secara berkala, satuan berkomitmen menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman dari ancaman penyakit.
Dengan kondisi kesehatan yang tetap terjaga, prajurit diharapkan mampu menjalankan tugas pokok secara optimal serta selalu siap menghadapi berbagai tantangan selama bertugas di Kabupaten Waropen. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk perhatian satuan terhadap pembinaan kesehatan personel sebagai faktor utama dalam menjaga kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit. (Pen Yonif TP 860)
Editor: Tamrin Sinambela







