Wakil Bupati Waropen, Yowel Boari, saat menerima pengalungan noken dari Kepala SMPN Urei Faisei, Isak P. Ramandey, dalam pembukaan Pentas Seni dan Gelar Karya P5, Kamis, 8 April 2025. (Ft: Tamrin/mepago.co)
WAROPEN | MEPAGO,CO – Kehadiran Wakil Bupati Kabupaten Waropen, Yowel Boari, dalam kegiatan Pentas Seni dan Gelar Karya P5 SMP Negeri Urei Faisei, disambut secara adat oleh tim dansa siswa-siswi sekolah tersebut. Prosesi penjemputan berlangsung khidmat dan sarat makna, menggunakan lagu tradisional berjudul “Oaraino Doigha Wonae Ona Wosa Anani Eni”, yang secara harfiah berarti penjemputan untuk pejabat yang diundang.
Setibanya di luar pekarangan sekolah, Wakil Bupati Boari menerima noken sebagai simbol penghormatan, yang disematkan langsung oleh Kepala Sekolah SMPN Urei Faisei, Isak Ramandey, S.Pd, didampingi oleh guru pendamping, Sarinta Girsang, S.Pd dan para panitia.
Selanjutnya, Wabup Boari diarahkan memasuki halaman sekolah, yang telah dihias dan dipagar secara simbolik oleh barisan tim dansa siswa-siswi kelas IX. Suasana penuh kearifan lokal ini mencerminkan semangat pelestarian budaya dan kebanggaan terhadap identitas daerah.
Wakil Bupati kemudian menuju tempat acara utama untuk mengikuti sekaligus membuka secara resmi Pentas Seni dan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kehadirannya memberi semangat tersendiri bagi seluruh peserta dan warga sekolah.
Pelatih tim dansa, Densemina Dasinapa, S.Pd, menyampaikan kepada media bahwa lagu penjemputan yang digunakan adalah lagu adat yang biasa diperdengarkan untuk menyambut tamu kehormatan dalam masyarakat lokal.
“Lagu ini berjudul Oaraino Doigha Wonae Ona Wosa Anani Eni. Kami latih siswa-siswi kelas IX agar mereka dapat membawakan tarian ini dengan penuh penghayatan dan bangga akan budaya sendiri,” ujar Dasinapa.
Kegiatan ini tak hanya memperlihatkan kreativitas siswa, tetapi juga menjadi media pelestarian nilai-nilai budaya daerah yang dikemas dalam kegiatan pendidikan yang bermakna.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela