Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si (nomor 2 dari kiri) bersama Ketua DPRK Waropen, Yennike Dippan, S.Sos dalam pertemuan di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. (Ft: IST)
JAKARTA | MEPAGO.CO – Dalam upaya mendapatkan perhatian pemerintah pusat dari berbagai kementerian pada Tahun Anggaran 2026, Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si bersama Ketua DPRK Waropen, Yennike Dippan, S.Sos, melakukan pertemuan langsung dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI), Rabu, 14 Januari 2026, di kantor kementerian tersebut.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Waropen untuk secara proaktif “menjemput” program-program nasional yang sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah, khususnya di sektor kelautan dan perikanan yang menjadi salah satu potensi utama wilayah pesisir Waropen.
Pertemuan tersebut dipimpin oleh Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Mahrus, bersama jajaran. Dalam forum itu, Bupati F.X Mote memaparkan kondisi geografis Kabupaten Waropen yang didominasi wilayah pesisir serta tantangan yang dihadapi masyarakat nelayan, mulai dari keterbatasan sarana prasarana, akses ekonomi, hingga kebutuhan pemberdayaan berkelanjutan.
“Sebagian besar masyarakat pesisir Waropen menggantungkan hidup dari sektor kelautan. Karena itu, kami datang langsung untuk menyampaikan aspirasi daerah sekaligus memperjuangkan program yang dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memperkuat ekonomi kampung-kampung pesisir,” ujar Bupati.
Hasil dari pertemuan tersebut membuahkan respon positif. Melalui Direktorat Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI menyatakan kesiapan memberikan paket bantuan Program Kampung Nelayan Merah Putih yang akan disalurkan ke sejumlah kampung pesisir di Kabupaten Waropen.
Ketua DPRK Waropen, Yennike Dippan, S.Sos, menyampaikan bahwa kehadiran DPRK dalam pertemuan tersebut merupakan bentuk dukungan penuh lembaga legislatif terhadap langkah pemerintah daerah dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kekuatan penting dalam mempercepat masuknya program pusat ke daerah.
Menanggapi hasil pertemuan itu, Bupati F.X Mote menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI atas perhatian yang diberikan kepada Kabupaten Waropen.
Ia menegaskan bahwa paket bantuan Kampung Nelayan Merah Putih akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah ke depan.
“Bantuan ini bukan sekadar program, tetapi menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk memberdayakan masyarakat pesisir, meningkatkan produktivitas nelayan, serta mendorong kemandirian ekonomi kampung-kampung di Waropen,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Waropen berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan program tersebut agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Bupati juga memastikan bahwa hasil lobi ke Kementerian Kelautan ini akan menjadi pintu masuk bagi upaya serupa ke kementerian lainnya dalam rangka memperjuangkan pembangunan Kabupaten Waropen pada Tahun Anggaran 2026.
Penulis: Tamrin
Editor: Tamrin
