Salam sehat ditunjukkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen, dr. Jenggo Suwarko, bersama para perwakilan kepala sekolah, guru, jajaran Dinas Kesehatan dan Puskesmas, serta para siswa, usai pembukaan kegiatan. (Ft: Tamrin)
WAROPEN | MEPAGO.CO – Dalam upaya mencegah stunting sejak usia remaja, Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen melaksanakan kegiatan Aksi Bergizi bagi pelajar tingkat SMP dan SMA, Kamis (15/01/2026), bertempat di Aula SMA Negeri 1 Waren.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen, dr. Jenggo Suwarlo. Turut hadir dalam kegiatan ini para kepala sekolah dan guru perwakilan SMP dan SMA, jajaran Dinas Kesehatan, serta perwakilan Puskesmas.
Dalam sambutannya, dr. Jenggo menjelaskan bahwa kegiatan Aksi Bergizi merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional pencegahan stunting yang menekankan pentingnya pemenuhan gizi sejak dini, termasuk bagi anak usia sekolah.
“Program ini mengacu pada empat Surat Keputusan Bersama (SKB) yang melibatkan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama, serta Kementerian Riset dan Teknologi. Ini menegaskan bahwa perhatian terhadap gizi anak sekolah adalah tanggung jawab lintas sektor,” jelasnya.
Di sela-sela kegiatan, dr. Jenggo menyapa para peserta dan menanyakan apakah program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah diterima di sekolah masing-masing. Sebagian siswa menyampaikan bahwa program tersebut telah berjalan, namun sebagian lainnya mengaku belum menerima.
Ketika ditanyakan lebih lanjut, para siswa menyebutkan bahwa salah satu sekolah yang belum menerima MBG adalah SMA Urei Faisei. Menyikapi hal tersebut, Kadinkes langsung meminta jajarannya untuk mencatat sekolah yang belum menerima program tersebut.
“Kita akan mengawasi secara serius pelaksanaan program MBG di Kabupaten Waropen. Anak-anak sekolah harus mendapatkan perhatian yang sama dalam pemenuhan gizi,” tegas dr. Jenggo.
Ia menegaskan bahwa kegiatan Aksi Bergizi ini bukan sekadar sosialisasi, melainkan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh program nasional, khususnya di bidang kesehatan dan gizi, benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan siswa SMP dan SMA dari Distrik Waropen Bawah dan Distrik Urei Faisei, masing-masing lima orang per sekolah. Para peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pola hidup sehat, pemenuhan gizi seimbang, serta peran generasi muda dalam membangun masa depan daerah.
Dalam pesannya kepada para siswa, dr. Jenggo menekankan bahwa generasi muda merupakan aset penting bagi daerah.
“Kalian adalah generasi Waropen ke depan yang akan mewarisi daerah ini 30 tahun mendatang. Karena itu, belajarlah hidup sehat, jaga diri baik-baik, agar masa depan kalian dan Waropen menjadi lebih baik,” pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya hubungan yang harmonis antara guru dan murid dalam mendukung keberhasilan pendidikan.
“Murid harus menghargai guru, dan sebaliknya guru harus membimbing serta mengawasi murid dengan baik di sekolah,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen berharap kesadaran akan pentingnya gizi dan pola hidup sehat semakin tertanam di kalangan pelajar, sehingga upaya pencegahan stunting dapat dimulai sejak dini dan berdampak positif bagi kualitas sumber daya manusia Waropen di masa depan.
Penulis: Tamrin
Editor: Tamrin
