Krisis Daya, Pemda Waropen Tinjau PLN

Staf Ahli Bupati bersama Asisten I dan Asisten II Setda Waropen saat meninjau langsung kondisi mesin pembangkit di PLN Waropen guna memastikan penyebab pemadaman listrik bergilir serta percepatan pengoperasian mesin baru untuk menambah kapasitas daya listrik bagi masyarakat. ( Ft: Dok/ HumPro Waropen)

WAROPEN | MEPAGO.CO – Pemerintah Kabupaten Waropen bergerak cepat menyikapi pemadaman listrik bergilir yang terjadi di wilayah Waropen. Bupati Waropen yang diwakili Staf Ahli Bupati bersama Asisten I dan Asisten II melakukan peninjauan langsung ke PLN untuk mengecek kondisi mesin pembangkit dan memastikan langkah penanganan yang sedang dilakukan.

Peninjauan dilakukan setelah masyarakat mengeluhkan sering terjadinya pemadaman listrik akibat keterbatasan daya listrik yang tersedia. Dari hasil pengecekan bersama pihak PLN diketahui, saat ini kapasitas listrik di Waropen masih belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama pada malam hari.

Pihak PLN menjelaskan, mesin lama milik Pemerintah Kabupaten Waropen berjumlah tiga unit. Dari jumlah tersebut, dua unit masih berfungsi baik sementara satu unit mengalami kerusakan. Total daya yang dihasilkan dari mesin Pemda mencapai sekitar 700 kilowatt (kW).

Sementara itu, mesin milik PLN berjumlah dua unit, namun hanya satu unit yang masih beroperasi normal sedangkan satu unit lainnya mengalami kerusakan.

Kondisi tersebut menyebabkan pasokan listrik belum mencukupi kebutuhan masyarakat Waropen yang mencapai sekitar 1.400 kW pada siang hari dan meningkat hingga 1.700 kW pada malam hari.

Akibat kekurangan daya tersebut, PLN terpaksa menerapkan sistem pemadaman bergilir di sejumlah wilayah di Kabupaten Waropen.

Untuk mengatasi persoalan itu, pemerintah daerah bersama PLN tengah menyiapkan enam unit mesin baru yang nantinya diperkirakan mampu menghasilkan daya hingga 3 megawatt (MW).

Saat ini vendor masih menyelesaikan pembangunan gedung kanopi sebagai tempat penempatan mesin yang ditargetkan selesai sekitar 14 Mei 2026.

Setelah pembangunan kanopi rampung, pemasangan mesin baru oleh vendor Putra Persada dijadwalkan mulai dilakukan pada 18 Mei 2026 sebelum dilanjutkan dengan tahap uji coba operasional.

Selain mengecek kondisi mesin pembangkit, rombongan Pemda Waropen juga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional pembangkit listrik masih dalam kondisi aman. Stok BBM saat ini ditampung dalam tangki berkapasitas 235 kiloliter.

Pemerintah Kabupaten Waropen berharap proses pemasangan mesin baru dapat berjalan sesuai jadwal sehingga pelayanan listrik kepada masyarakat kembali normal dan pemadaman bergilir segera teratasi (HumPro Waropen)

 

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *