Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si didampingi Ketua DPRK Waropen, Yenike S.K. Dipan, S.Sos saat menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 yang diserahkan Kepala BPK RI Perwakilan Papua, Jumat (29/5/2026). (Ft: HumPro)
WAROPEN | MEPAGO.CO – Pemerintah Kabupaten Waropen akhirnya mencatat sejarah penting dalam pengelolaan keuangan daerah.
Setelah selama 18 tahun berada pada status opini Tidak Memberikan Pendapat (Disclaimer), Kabupaten Waropen resmi naik menjadi opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Pencapaian bersejarah tersebut diterima langsung Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si bersama Ketua DPRK Waropen, Yenike S.K. Dipan, S.Sos, PLT. Sekda Bob Woriori, S.STP, M.Si dan Plt. Kepala Inspektorat Kabupaten Waropen, Irawantho, ST., M.Si dalam kegiatan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, Jumat, 29 Mei 2026.
Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Waropen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel.
Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan menyebut peningkatan opini BPK ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terus berjuang melakukan pembenahan di lingkungan pemerintahan daerah.
“Horeeee… akhirnya Waropen bisa keluar dari opini Disclaimer setelah 18 tahun. Ini adalah prestasi besar dan langkah kemajuan yang patut kita syukuri bersama,” ungkap Bupati Waropen.
Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah agar tetap optimis dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, meskipun dalam proses perubahan sering menghadapi kritik maupun keraguan dari berbagai pihak.
“Setiap proses perubahan membutuhkan kerja keras, kesabaran, dan keteguhan hati. Selama perjuangan itu berada di jalur yang benar, berpihak kepada masyarakat, dan dilakukan dengan niat yang tulus, maka jangan pernah berhenti melangkah maju,” tegasnya.
Menurutnya, kritik dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja pemerintah, namun hujatan tidak boleh mematahkan semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Pada akhirnya waktu dan hasil nyata akan menjadi jawaban terbaik atas setiap keraguan,” tambahnya.
Peningkatan opini BPK tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Waropen untuk terus meningkatkan disiplin administrasi, pengelolaan keuangan, serta pelayanan kepada masyarakat demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan profesional.
“Terima kasih Tuhan Yesus atas penyertaan dan berkat-Mu bagi Kabupaten Waropen,” tutup Bupati. (HumPro)
Editor: Tamrin Sinambela







