Hadapi PON  Papua, KONI Sumut Bawa Kontingen 300 orang

oleh -49 views
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi didampingi Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah menghadiri acara Pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumut Periode 2021 - 2025 di Ballroom Hotel Santika Jalan Kapten Maulana Jamil Lubis Medan, Senin (5/4/2021). (FT : mitanews.co.id)

MEPAGO.CO.JAYAPURA- Meskipun Sumatera Utara di ujung Indonesia dari Papua, Kontingen PON Sumut dipastikan hadir mengikuti perhelatan akbar Nasional sekali empat tahunan tersebut di Papua bulan Oktober mendatang. Tak tangung-tanggung Kontingen PON Sumut sebanyak 300 orang termasuk, official, pelatih, asisten, atlet dan 3 wartawan.

Kepastian itu disampaikan ketua KONI Provnsi Sumut, John Ismadi Lubis didampingi sekretaris umum Drs. Chairul Azmi Hutasuhut, M.Pd saat berbincang-bincang dengan Mepago.co disela-sela CdM Meeting II di Suni Garden  Lake Hotel, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu sore 07 April 2021. ‘’Dukungan kami terhadap Papua sebagai tuan rumah cukup besar. Mulai dari pencalonan Papua sebagai calon tuan rumah PON XX tahun 2021 hinga penyelenggaraan PON XX tahun 2021 ini,’’ kata John.

Soal nanti ada kekurangan tuan rumah, menurut John itu wajar, apalagi masa vandemi 19 ini. Namun itu bukan menjadi penghalang untuk suksesnya penyelenggaraan PON bulan Oktober mendatang. ‘’Bandung saja sebagai tuan rumah tahun 2016 dinilai  masih ada kekurangan. Jadi menurut kami bila nanti ada kekurangan, itu hal wajar, apalagi Papua jarang menyelenggarakan perhelatan akbar Nasional. Kita harus tetap dukung dan sport Papua sebagai tuan rumah,’’ kata John yang diamini Chairul.

‘’Kami akan hadir di Papua dengan rombongan sebanyak 300 orang termasuk, official, pelatih, asisten pelatih, atlet dan wartawan. Hanya saja kami kemungkinan tidak bisa berangkat sekaligus. Kami akan sesuaikan jadwal dengan pertandingan. Karena kalau atlet kami datang cepat-cepat, kasihan mereka menginap dimana. Apalagi hotel tidak mencukupi,’’ katanya seraya menambahkan bahwa official dan atlet PON Sumut langsung berangkat dari Medan menuju klaster Timika, Klaster Merauke, Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura.

Sebenarnya kata John, atlet perlu juga menyesuaikan atau beradaptasi dengan lapangan. Namun hal itu tidak mungkin dilakukan. Andaikan pun itu dilakakan hanya pada cabor tertentu, seperti wushu. Cabor ini menjadi andalan Sumut untuk meraih emas sebanyak-banyaknya. ‘’Karena itu, kami berharap paguyuban Sumut yang ada di Papua mau memberikan dukungan kepada Kontingen Sumut saat berlaga nanti di PON XX bulan Oktober mendatang,’’ tukasnya. (***)

Editor : Robin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *