WAROPEN | MEPAGO.CO – Pihak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Yayasan Johan Edelweis Papua bergerak cepat menindaklanjuti video viral yang memperlihatkan dugaan adanya ulat di dalam ompreng makanan siswa di SMPN Urei Faisei Kabupaten Waropen.
Asisten Lapangan (Aslap) Yayasan Johan Edelweis Papua, Fahrul Ahmad, menjelaskan bahwa timnya langsung mendatangi sekolah setelah mengetahui video tersebut diunggah dan beredar di media sosial.
“Setelah video tersebut diunggah, tim kami langsung menuju ke sekolah untuk melakukan klarifikasi,” ujar Fahrul, Rabu (10/6/2026) saat dikonfirmasi media ini lewat pesan Whatsupp.
Menurutnya, setibanya di sekolah, penanggung jawab (PIC) sekolah segera berupaya mencari siswa yang mengunggah video tersebut guna memperoleh penjelasan secara langsung. Namun, siswa yang bersangkutan diketahui telah pulang sehingga belum dapat dimintai keterangan.
Fahrul menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum melihat secara langsung ompreng atau barang bukti yang disebut-sebut berisi ulat dalam video yang viral tersebut.
“Barang bukti atau ompreng yang berisi ulat itu belum kami lihat secara langsung,” jelasnya.
Karena itu, pihak MBG belum dapat menyimpulkan kebenaran isi video dan masih menunggu proses klarifikasi lebih lanjut.
Pihak sekolah, lanjut Fahrul, meminta tim MBG untuk kembali datang keesokan harinya guna bertemu dengan siswa yang mengunggah video tersebut.
“Pihak sekolah menyampaikan agar kami datang kembali besok untuk menemui siswa yang mengunggah video tersebut sehingga dapat dilakukan klarifikasi terkait video yang sudah viral,” katanya.
Ia menambahkan, pihak Yayasan Johan Edelweis Papua berkomitmen menelusuri informasi tersebut secara objektif agar fakta yang sebenarnya dapat diketahui dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela







