Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Waropen, Maria Helena Ramandey, S.ST.Pi. (Ft: Dok)
WAREN | MEPAGO.CO – Pemerintah Kabupaten Waropen memastikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih akan segera direalisasikan di 11 titik yang tersebar di seluruh distrik. Dari total lokasi tersebut, Kampung Autoborei ditetapkan sebagai titik awal pembangunan yang dijadwalkan mulai pertengahan tahun 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Waropen, Maria Helena Ramandey, S.ST.Pi, menegaskan bahwa program ini merupakan upaya pemerataan pembangunan sektor perikanan di wilayah pesisir.
“Dari 11 kampung yang direncanakan, Kampung Autoborei menjadi lokasi pertama yang dibangun karena sejak 2025 sudah dilakukan persiapan awal,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Menurutnya, pada pertengahan 2026, tim desain akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan akhir sebelum proses pembangunan dimulai. Sementara itu, 10 kampung lainnya yang tersebar di 10 distrik masih dalam tahap pengurusan administrasi, termasuk akta notaris.
Maria menjelaskan, seluruh proses tersebut telah mendapat persetujuan dari Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, sehingga diharapkan tidak menimbulkan kendala hukum di kemudian hari.
“Untuk 10 titik lainnya, pengurusan legalitas sedang berjalan. Kami pastikan semua sesuai prosedur agar pelaksanaan pembangunan berjalan lancar,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Papua terdapat 518 Kampung Nelayan Merah Putih, dan Kabupaten Waropen mendapatkan alokasi sebanyak 27 unit. Namun, hingga saat ini baru 11 lokasi yang siap dibangun.
“Artinya, masih ada kebutuhan sekitar 16 unit tambahan ke depan. Untuk itu, kami masih memerlukan dukungan anggaran, terutama untuk kegiatan survei dan penentuan titik lokasi baru,” tambahnya.
Ia juga mengakui bahwa pelaksanaan program ini belum berjalan maksimal sepanjang tahun ini, sehingga dibutuhkan perencanaan lanjutan agar pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat nelayan di Waropen.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela







