Biak Akan Tuan Rumah Temu Raya PKB GKI Se-Tanah Papua

Papua789 Dilihat

Wakil Ketua I Sinode GKI Di Tanah Papua, Pdt. Hezkia Rollo, S.Th, MM (tenga) diapit oleh Kabiro PW Pdt. Justintje Mirino, S.Th, MM., SEKDEP Pelayanan dan Pembinaan Jemaat Sinode GKI Di Tanah Papua, Pdt. Linda Upessy , S.Th, M.Pd., Kabiro PKB, Pdt. Hanok Tomhisa, S.Si., dan Kabiro PAR, Pdt.Navy. Kastanya, M.Si.,

JAYAPURA – Pelaksanaan Temu Raya dan Karya VI PKB GKI Se- Tanah Papua akan digelar di Kota Karang Biak tepatnya Klasis Biak Selatan Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua. Dijadwalkan berlangsung pecan depan tepatnya 22 sampai 26 Oktober 2023.

Maksud dan tujuan Pelaksanaan Temu Raya dan Karya VI PKB GKI Se-Tanah Papua adalah pertama; sebagai Wadah Perjumpaan PKB GKI Se-Tanah Papua., Kedua ; Sarana membangun dan menciptakan persekutuan yang kokoh antara sesama anggota PKB GKI Di Tanah Papua dan Ketiga; Mendorong PKB GKI Di Tanah Papua untuk turut ambil bagian dan berperan aktif dalam melaksanakan Visi dan Misi GKI Di Tanah Papua demi terwujudnya Perdamaian, Keadilan dan Kesejahteraan Masyarakat.

Wakil Ketua I Sinode GKI Di Tanah Papua, Pdt. Hezkia Rollo, S.Th, MM saat ditemui Media Online ini di ruang kerjanya Jumat, (13/10), mengakui bahwa benar kegiatan Temu Raya PKB GKI Se-Tanah Papua akan dilaksanakan di Biak. Komunikasi dan kordinasi sampai saat ini terus dilakukan demi suksesnya kegiatan dimaksud.

Disebutkan bahwa secara struktur kelembagaan GKI Di Tanah Papua melalui Sidang Sinode ke-XVIII tahun 2022 di Waropen, pihaknya dipilih untuk memimpin serta mengurusi penatalayanan seluruh pekerjaan GKI Di Tanah Papua.

Dimana melalui Sidang Sinode Waropen ada 19 (Sembilan belas) pimpinan Sinode, terdiri dari 7 pimpinan harian, 12 pimpnan wilayah dan ditopang oleh pimpinan Departemen, Biro dan Bidang serta Karyawan/ti di Lingkungan Kantor Sinode Gereja Kristen Injili di Tanah Papua.

“ Saya wakil ketua I Pdt. Hizkia Rollo membidangi tiga Departemen, yaitu Departemen DP2J , Departemen Misi Penginjilan dan Pemuridan, dan Departemen Keadilan dan Perdamaian. Ketiga bidang ini telah berkordinasikan secara berjenjang mulai kepala biro dan kepala bidang , jadi dia naik dari bidang ke biro kemudian ke sekretaris Departemen kemudian bermuarah ke saya selaku penanggungjawab untuk bersama-sama melaksanakan tugas-tugas pelayanan dalam GKI Di Tanah Papua,“ Pungkas pendeta Hizkia Rollo.

Disebutkan juga bahwa, berkaitan dengan pekerjaan pelayanan Biro Persekutuan Kaum Bapak GKI Di Tanah Papua yang kegiatannya akan berlangsung di Biak pada tanggal 22 sampai 26 Oktober 2023, dibawah tanggungjawab Pdt. Hanock Tomisha sebagai Kabiro PKB GKI Di Tanah Papua, diharapkan kegiatan tersebut berlangsung dengan baik.

“kami percaya bahwa Tuhan Allah pemilik Gereja ini, akan menolong kita dalam melaksanakan kegiatan iman Temu Raya PKB GKI Di Tanah Papua yang akan berlangsung di Biak pada tanggal 22 sampai 26 Oktober 2023, Tuhan Memberkati,”

Sementara itu Sekretaris Departemen Pelayanan dan Pembinaan Jemaat, Sinode GKI Di Tanah Papua, Pdt. Linda Upessy mengatakan bahwa ada enam bagian penting yang diberi kepercayaan dari Sinode GKI Di Tanah Papua untuk mengatur dan melaksanakan berbagai kegiatan pelayanan dan pembinaan dalam GKI Di Tanah Papua, baik itu kegiatan yang ada pada Badan Pelayan (BP) Sinode tetapi juga pada Klasis-klasis dan jemaat dengan tetap mengikuti mekanisme yang ada dalam gereja ini.

“ Kordinasi dan konsultasi akan terus kami lakukan sesuai bidang kami masing-masing kepada wakil Ketua I sebagai atasan langsung dari Departemen Pelayanan dan Pembinaan Jemaat.” Ujarnya.

Sementara 6 bagian penting yang dimaksud adalah pertama Kabiro PKB yang dikepalai oleh Pdt. Hanok Tomhisa, S.Si., kemudian Kabiro PAM, yang dikepalai oleh Edison Sekenyap, M.Si., lalu Kabiro PW Pdt. Justintje Mirino, S.Th, MM., Kabiro PAR, Pdt.Navy. Kastanya, M.Si., Kabiro Pengajaran, Liturgi dan Musik Gereja, Pdt. Johan Wally, S.Si, MM dan SEKDEP Pelayanan dan Pembinaan Jemaat Sinode GKI Di Tanah Papua, Pdt. Linda Upessy , S.Th, M.Pd.

Ditempat yang sama, Kepala Biro PKB GKI Di Tanah Papua Hanok Tomhisa, S.SI, menjelaskan bahwa Temu Raya PKB dan Karya yang akan berlangsung di Klasis Biak Selatan Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua pada tanggal 22 sampai 26 Oktober 2023 yang sudah ditentukan bersama Badang Pekerja Sinode dan Panitia pelaksanaan kegiatan.

Diputuskan untuk peserta yang akan hadir dari setiap Klasis berjumlah 150 orang , tapi dalam kenyataannya peserta yang sudah mendaftarkan dirinya dari Klasis-klasis itu melampau dari 150 itu bahkan ada klasis yang pesertanya 350 orang.

Oleh karena itu dihimbau kepada seluruh peserta untuk sudah berada di Biak mulai tanggal 17 sampai 21 untuk mengikuti pembukaan pada 22 nanti. Peserta akan hadir disesuaikan dengan jadwal kapal, melalui Dinas Perhubungan Provinsi Papua.

“ dan secara khusus hari ini ( jumat 13 Oktober red) kami akan menyerahkan dokumen data peserta dari wilayah I, II dan IV, terkait dengan perjalanan peserta dan nanti rute kapal akan dibuat oleh Pelni beserta Dinas Perhubungan Provinsi Papua. Untuk memobilisasi peserta ke tempat tujuan, keberangkatan akan dimulai pada hari Rabu pecan depan.

Pdt.Tomhisa berharap agar peserta yang sampai saat ini belum mendaftar agar segera melakukan pendaftaran melalui klasis masing-masing.

“pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan kepada seluruh peserta secara khusus PKB Di Tanah Papua untuk yang belum mendaftarkan diri agar segera mendaftarkan diri melalu Klasis masing-masing supaya data tersebut menjadi data falit bagi perhubungan Provinsi Papua dalam mengatur dan menata akomodasi perjalanan dan persiapan-persiapan lainnya terkait dengan kedatangan peserta di tempat kegiatan Temu Raya PKB di Biak,” tutupnya.

 

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *