Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si. menyerahkan laptop dan sertifikat penghargaan kepada anggota Paskibraka sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan keberhasilan mereka menjalankan tugas pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (Ft: Tamrin/mepago.co)
WAROPEN | MEPAGO.CO – Perhatian dan apresiasi terhadap putra-putri terbaik daerah kembali ditunjukkan Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si. Sebanyak 30 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Waropen masing-masing menerima satu unit laptop sebagai penghargaan atas dedikasi mereka menjalankan tugas pada Upacara Pengibaran dan Penurunan Bendera Merah Putih dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam suasana penuh kehangatan pada acara malam kenegaraan yang menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-81 RI tingkat Kabupaten Waropen, di Aula SMAN Waren, Senin (17/8/2026).
Senyum dan raut wajah bahagia terpancar dari para anggota Paskibraka ketika satu per satu menerima laptop dan piagam penghargaan. Momen tersebut tidak hanya menjadi penutup tugas mereka sebagai pengibar bendera, tetapi juga menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap perjuangan dan masa depan generasi muda Waropen.

Langkah Bupati Fransiscus Xaverius Mote memberikan laptop kepada seluruh anggota Paskibraka menjadi sebuah terobosan dalam memberikan penghargaan kepada putra-putri daerah. Apresiasi tidak berhenti pada ucapan terima kasih, tetapi diwujudkan dalam bentuk dukungan yang dapat dimanfaatkan untuk pendidikan, pengembangan kemampuan, serta kebutuhan mereka di tengah perkembangan teknologi.
Sebanyak 30 laptop diberikan kepada 30 anggota Paskibraka, sehingga setiap anak menerima satu unit. Kebijakan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kerja keras, kedisiplinan dan pengabdian generasi muda mendapat tempat penting dalam perhatian Pemerintah Kabupaten Waropen.
Bagi Bupati Mote, keberhasilan para Paskibraka melaksanakan tugas bukan sekadar bagian dari seremoni kenegaraan. Mereka merupakan putra-putri Waropen yang telah menunjukkan kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab dan semangat nasionalisme di hadapan masyarakat pada momentum penting peringatan kemerdekaan.
Karena itu, penghargaan tersebut diharapkan menjadi penyemangat agar para Paskibraka terus belajar, mengembangkan diri dan berani menatap masa depan.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk tugas yang telah mereka laksanakan, tetapi juga menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada anak-anak Waropen. Mereka adalah generasi penerus yang harus kita dukung dan dorong agar terus berkembang,” demikian semangat yang tercermin dari pemberian penghargaan tersebut.
Penyerahan laptop dan sertifikat penghargaan dilakukan langsung oleh Bupati Fransiscus Xaverius Mote, didampingi Wakil Bupati Waropen Yowel Boari bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Waropen.
Turut hadir Ketua DPRK Waropen Yennike Dippan, Danyonif TP 860/NSK Waropen Letkol Inf Alfa Erydani, S.Hub.Int.Han, Wakapolres Waropen Kompol Soeparmanto, S.H., Pabung Kodim 1709/Yawa Kabupaten Waropen Mayor Inf Marsamuel Z. Makanuay, Plt. Sekda Waropen Bob Woriori, S.STP., M.Si., serta Ketua Panitia HUT RI ke-81 Kabupaten Waropen Yohanis R. Duwiri, S.E., M.T., yang akrab disapa Robby.
Kehadiran jajaran pimpinan daerah dalam momen tersebut semakin menegaskan bahwa keberhasilan Paskibraka merupakan keberhasilan bersama. Mereka mendapat dukungan dari berbagai pihak selama menjalani proses latihan hingga mampu melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan bendera dengan baik.
Apresiasi itu juga menjadi pesan penting bagi generasi muda Waropen bahwa setiap kerja keras dan pengabdian memiliki nilai. Pemerintah hadir bukan hanya untuk memberikan penghargaan, tetapi juga membuka ruang agar anak-anak daerah terus berkembang dan memiliki kepercayaan diri untuk bersaing di masa depan.
Malam kenegaraan pun berlangsung sejuk dan penuh sukacita. Di tengah suasana penutupan peringatan HUT ke-81 RI, 30 putra-putri Waropen membawa pulang bukan hanya laptop dan piagam, tetapi juga sebuah pesan bahwa daerah memberikan perhatian terhadap perjuangan dan masa depan mereka.
Bagi Kabupaten Waropen, Paskibraka bukan sekadar pelaksana upacara. Mereka adalah wajah generasi muda yang menunjukkan bahwa dengan disiplin, kerja keras dan kebersamaan, putra-putri daerah mampu berdiri tegak mengemban tugas negara.
Langkah Bupati Fransiscus Xaverius Mote memberikan apresiasi secara nyata tersebut sekaligus menjadi investasi sederhana namun bermakna bagi generasi muda, bahkan sebuah dorongan agar semangat merah putih yang mereka tunjukkan pada 17 Agustus tidak berhenti setelah upacara selesai, tetapi terus hidup dalam perjalanan pendidikan dan masa depan mereka.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela







