Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si. menyapa sebanyak 262 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) saat memimpin apel di halaman Kantor Bupati Waropen, Kamis (6/8/2026). Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab sebagai dasar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjadi salah satu indikator dalam evaluasi perpanjangan kontrak PPPK. (Ft: Tamrin/mepago co)
WAROPEN | MEPAGO.CO – Setelah beberapa hari lalu bertemu dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si. kembali menyapa para PPPK yang bertugas di tingkat distrik, tenaga kesehatan (Nakes), dan guru melalui apel bersama di halaman Kantor Bupati Waropen, Kamis (6/8/2026).
Meski sempat diguyur hujan sebelum apel dimulai, kegiatan tetap berlangsung dengan khidmat. Apel tersebut dihadiri Wakil Bupati Waropen Yowel Boari, Plt. Sekretaris Daerah Bob Woriori, S.STP., M.Si., Asisten III Setda Waropen, para kepala distrik, serta 262 PPPK dari berbagai distrik di Kabupaten Waropen.

Mengawali arahannya, Bupati Mote menyapa seluruh peserta apel dengan penuh semangat.
“Selamat pagi… pagi… pagi,” sapanya yang langsung disambut serentak oleh seluruh peserta apel.
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh PPPK yang telah sabar menunggu proses pengangkatan hingga akhirnya menerima Surat Keputusan (SK) sebagai PPPK.
“Walaupun dengan berbagai tantangan dan harus menunggu cukup lama, saya mengucapkan terima kasih. Saya yang menandatangani SK bapak dan ibu sekalian. Karena itu, bapak dan ibu harus siap bekerja sesuai ketentuan dan petunjuk yang berlaku,” tegasnya.


Bupati menekankan bahwa status PPPK merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Seluruh PPPK diminta tetap bertugas di lokasi penempatan masing-masing dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik sebagai tenaga kesehatan, guru, maupun staf pemerintahan distrik.
Ia juga menyampaikan kebijakan pelaksanaan apel rutin, yakni seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti apel setiap hari Senin, sedangkan PPPK dijadwalkan mengikuti apel setiap hari Selasa.
Menurutnya, kehadiran dalam apel menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kedisiplinan pegawai.
“Bagi saya, kehadiran dalam apel sangat penting. Kadang-kadang ASN berlindung di balik PPPK. Semua itu akan terlihat dari pelaksanaan apel,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati melakukan pengecekan kehadiran PPPK dari masing-masing distrik. Berdasarkan laporan yang diterima, PPPK dari Distrik Ureifasei, Warbah, Oudate, Kirihi, Walay, Wapoga, Inggerus, Masirei, Soyoi Mambai, Risei Sayati, Demba, hingga Wonti hadir lengkap.
Bupati meminta para kepala distrik mengatur pelaksanaan apel di wilayah masing-masing agar disiplin pegawai tetap terjaga tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menegaskan tidak ada pengecualian bagi PPPK, termasuk guru dan tenaga kesehatan, untuk mengikuti apel sesuai jadwal. Apabila tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas pelayanan, harus disertai bukti.
“Tidak ada alasan guru tidak ikut apel karena mengajar. Kalau tidak ikut apel karena sedang melayani masyarakat, harus dibuktikan dengan foto dan dikirim kepada kepala distrik masing-masing. Kalian datang ke sini untuk mendengar arahan secara langsung, setelah itu kembali melaksanakan tugas pelayanan,” katanya.
Bupati Mote menegaskan bahwa disiplin akan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam perpanjangan kontrak PPPK. Dari total 262 PPPK di Kabupaten Waropen, seluruhnya diminta tetap tinggal dan bekerja di lokasi penugasan masing-masing.
“Saya akan menandatangani perpanjangan kontrak bagi mereka yang rajin dan disiplin. Sebaliknya, bagi yang tidak menunjukkan kedisiplinan, tentu akan menjadi bahan evaluasi,” tegasnya.
Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati juga menginstruksikan seluruh PPPK agar mengikuti upacara 17 Agustus di kantor distrik masing-masing.
Mengakhiri arahannya, Bupati mengajak seluruh PPPK bekerja dengan tulus dan ikhlas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Bagi saya, bapak dan ibu semua sangat penting. Mari kita bekerja dengan tulus dan ikhlas demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Waropen,” pungkasnya.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela







