Plt. Sekda Kabupaten Waropen, Bob Woriori, S.STP., M.Si, menabuh tifa sebagai tanda dibukanya secara resmi Program Misi Penginjilan Komisi Persekutuan Kaum Perempuan (PKP) GKII Klasis Teluk Cenderawasih di GKII Efata Demba, Kampung Aniboi, Distrik Demba, Rabu (5/8/2026). Ft: HumPro Pemkab Waropen
WAROPEN | MEPAGO.CO – Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Bob Woriori, S.STP., M.Si, secara resmi membuka Program Misi Penginjilan Komisi Persekutuan Kaum Perempuan (PKP) GKII Klasis Teluk Cenderawasih di GKII Efata Demba, Kampung Aniboi, Distrik Demba, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus dan anggota PKP GKII serta jemaat dari berbagai wilayah pelayanan di Klasis Teluk Cenderawasih. Program misi penginjilan ini bertujuan memperkuat kehidupan rohani, meningkatkan semangat pelayanan, serta mempererat persekutuan di tengah masyarakat.
Dalam sambutan Bupati Waropen yang dibacakan Plt. Sekda Bob Woriori, disampaikan bahwa keberhasilan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas kehidupan masyarakat yang dibangun melalui nilai-nilai kejujuran, kasih, kepedulian, dan persaudaraan.

“Ketika nilai-nilai tersebut terus dipelihara dalam setiap keluarga, maka kita sedang membangun fondasi yang kokoh bagi lahirnya generasi Waropen yang beriman, berkarakter, dan mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya,” ujar Woriori membacakan sambutan Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan misi penginjilan bukan sekadar agenda gerejawi, tetapi sebagai momentum memperbarui komitmen kepada Tuhan dan sesama. Peserta diharapkan pulang dengan semangat baru untuk menjadi pembawa damai, penabur kasih, serta teladan dalam perkataan maupun perbuatan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Waropen menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan gereja dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Waropen yang bangkit, mandiri, dan sejahtera. Semangat “Ndi Sowosio Ndi Korako” diharapkan terus menjadi pengingat bahwa persatuan dan gotong royong merupakan kekuatan utama dalam membangun daerah.
Melalui program misi penginjilan tersebut, pemerintah berharap semakin banyak keluarga yang dipulihkan, perempuan yang diberdayakan, anak-anak yang bertumbuh dalam takut akan Tuhan, serta semakin kuat semangat pelayanan di seluruh wilayah Distrik Demba.
Dalam sambutannya, Bupati juga mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, membangun persekutuan yang penuh kasih, saling menopang dalam doa, serta menjadi pembawa damai di tengah masyarakat.
Mengutip Amsal 14:1, “Perempuan yang bijaksana membangun rumahnya, tetapi yang bodoh merobohkannya dengan tangannya sendiri,” Bupati menegaskan bahwa hikmat seorang perempuan tercermin dari kemampuannya menjaga kasih, persatuan, dan kehidupan keluarganya sehingga menjadi sumber damai bagi banyak orang.
Ia juga mengingatkan bahwa di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, perempuan Kristen dipanggil bukan hanya menjadi saksi di dalam gereja, tetapi juga teladan di tengah masyarakat dengan menghadirkan pengharapan, kesejukan, dan kasih dalam kehidupan sehari-hari.
Menutup sambutannya, Bupati mengutip pesan Mother Teresa bahwa “Tidak semua dari kita dapat melakukan hal-hal besar, tetapi kita dapat melakukan hal-hal kecil dengan kasih yang besar.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pelayanan sejati lahir dari ketulusan hati.
Bupati juga mengutip pernyataan Michelle Obama bahwa “Tidak ada batas bagi apa yang dapat kita capai sebagai perempuan.” Menurutnya, perempuan perlu terus mengembangkan potensi yang Tuhan berikan agar mampu menjadi berkat bagi keluarga, gereja, masyarakat, dan bangsa. (HumPro Pemkab Waropen)
Editor: Tamrin Sinambela







