F.X Mote Targetkan Kantor Pindah ke Botawa Desember, Jadi Kado Natal

Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., mengenakan kaos dan topi berwarna putih kontras saat meninjau ruangan kantor Bupati di Botawa yang sedang direhabilitasi. (Ft: Tamrin/mepago.co)

WAROPEN | MEPAGO.CO – Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., menargetkan kantor Bupati Waropen kembali beroperasi di Botawa pada Desember 2026. Target tersebut diharapkan menjadi kado Natal bagi masyarakat, setelah pekerjaan rehabilitasi kantor Bupati dan kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) rampung.

Target itu ditegaskan Mote saat melakukan kunjungan kerja ke Botawa, Sabtu (10/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia bersama rombongan meninjau langsung progres rehabilitasi kedua kantor untuk memastikan kesiapan fasilitas sebelum aktivitas pemerintahan kembali dipusatkan di Botawa.

Bupati memeriksa satu per satu ruangan di kantor Bupati dan kantor PU. Ia meminta pihak rekanan menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal dan ketentuan dalam kontrak agar rencana pemindahan kantor tidak kembali tertunda.

“Kalau pekerjaan rehab kantor Bupati dan PU sudah selesai, kita rencanakan bulan Desember, kami akan berkantor di Botawa. Sebagaimana dalam aturannya, Botawa adalah ibu kota Kabupaten Waropen,” ujar Mote.

Caption 1: Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., bersama rombongan sesaat sebelum meninjau ruangan kantor Bupati di Botawa yang sedang direhabilitasi.
Caption 2: Bupati Waropen bersama rombongan sesaat sebelum meninggalkan kantor Bupati di Botawa untuk kembali ke Waren usai meninjau progres rehabilitasi bangunan. (Ft: Tamrin)

Menurutnya, pengembalian pusat aktivitas pemerintahan ke Botawa merupakan komitmen yang ingin diwujudkannya. Ia mengakui, kantor pemerintahan sebelumnya pernah beraktivitas di Botawa, tetapi seiring berjalannya waktu, kantor Bupati kembali beroperasi di Waren.

“Saya pernah berjanji bahwa kantor Bupati harus berada di Botawa. Hal ini yang saya tunjukkan bahwa pusat pemerintahan kita harus kita pancarkan kembali dari Botawa. Inilah salah satu kerinduan saya,” katanya.

Mote menegaskan, penyelesaian rehabilitasi menjadi faktor penting untuk mendukung rencana tersebut. Karena itu, pihak rekanan diharapkan bekerja sesuai kontrak sehingga fasilitas perkantoran dapat digunakan tepat waktu.

Dalam kunjungan itu, Bupati juga meninjau kesiapan lahan bersama keluarga Ivan Imbiri untuk pengembangan tanaman cabai dan kacang merah.

Rombongan menggunakan sejumlah kendaraan roda empat dan turut didampingi Pabung Kodim 1709/Yawa di Kabupaten Waropen, Mayor Inf. Marsamuel Z. Makanuay; Kabag Ops Polres Waropen, AKP Frits B. Arera, S.Sos.; Plt. Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup, Yohannes Robby Duwiri, S.Sos., M.T.; Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan, Maxfelen B.R. Satia, S.Hut.; serta Kepala Seksi Hortikultura, Clemens Pombos, S.TP.

Rencana berkantor kembali di Botawa pada Desember 2026 kini bergantung pada penyelesaian rehabilitasi kedua kantor tersebut. Jika pekerjaan rampung sesuai target, kepindahan itu diharapkan menjadi momentum menghidupkan kembali Botawa sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Waropen sekaligus kado Natal yang dijanjikan Bupati kepada masyarakat.

Penulis: Tamrin Sinambela

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *