WAROPEN | MEPAGO.CO – Kapal cepat Express Bahari 99 yang dijadwalkan sandar di Pelabuhan Pidemani, Waren, Kabupaten Waropen, sekitar pukul 13.00 WIT, Senin (16/03/2026), terpaksa tidak dapat merapat akibat gelombang laut yang cukup tinggi.
Kapal yang bertolak dari Pelabuhan Serui itu sempat tiba di perairan depan Pelabuhan Pidemani. Namun kondisi cuaca dan gelombang laut yang tidak bersahabat membuat kapal tidak memungkinkan untuk melakukan proses sandar dengan aman.
Nakhoda Kapal Express Bahari 99, Eko, mengatakan setelah tiba di depan pelabuhan, pihaknya sempat memantau situasi laut selama beberapa menit sambil menunggu kemungkinan gelombang mereda.
“Kami sempat menunggu sekitar 20 menit untuk melihat kondisi gelombang apakah memungkinkan kapal sandar atau tidak. Namun gelombang masih cukup tinggi sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan sandar di pelabuhan,” jelas Eko.
Setelah mempertimbangkan faktor keselamatan, nakhoda kemudian mengumumkan kepada seluruh penumpang melalui pengeras suara bahwa kapal tidak dapat merapat di Pelabuhan Pidemani.
Ia juga menyampaikan bahwa kapal akan kembali menuju Pelabuhan Serui demi menjaga keselamatan seluruh penumpang maupun awak kapal.
“Kami mengambil keputusan ini demi kenyamanan dan keselamatan penumpang serta kapal,” ujarnya.
Peristiwa tersebut membuat aktivitas penumpang yang hendak turun di Pelabuhan Pidemani tertunda, sementara kapal akhirnya kembali berlayar menuju Pelabuhan Serui sambil menunggu kondisi cuaca kembali membaik.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela
