Hockey Outdoor, Papua Vs Jabar Keras dan Menegangkan

Pemain DKI Jakarta mencoba melewati pemain Papua Barat di babak penyisihan Hockey Outdoor PON XX. (FT : Humas PPM PB PON)

MEPAGO.CO. JAYAPURA – Babak penyisihan di hari kedua Hockey Outdoor, Selasa 5 Oktober 2021 berlangsung sengit. Tuan rumah Papua dan DKI Jakarta meraih hasil positif. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Outdoor, Doyo Baru, Kabupaten, Jayapura.
Pelatih Tim Hockey Putra dan Putri, Mathius Kabarek mengaku puas dengan performa dari anak-anak asuhnya yang menuai hasil maksimal di babak penyisihan hari kedua.
Tim putra DKI Jakarta berhasil menundukan Papua Barat dengan skor telak 4-0, sementara itu tuan rumah Papua menang atas Jawa Barat dengan skor 2-0. Di pool putri, tim tuan rumah Papua mengandaskan Papua Barat dengan skor 4-0 dan DKI Jakarta menundukan Sulawesi Selatan 1-0.
Mathius mengatakan, pertandingan yang dijalani oleh tim Putra maupun Putri cukup keras, tetapi bisa dilewati dengan cukup tenang bahkan alur bola yang dimainkan sangat baik.
“Dengan gaya bermain yang ditunjukkan hari ini saya yakin mereka bisa sampai pada partai final nanti. Di tim putri akan bertemu Kalimantan Timur dan putra melawan DKI Jakarta. Kami perlu lebih waspada,” terang Mathius Kabarek.

Unggul Strategi
Pelatih Tim Hockey Putra DKI Jakarta, Hendry Mulia memuji kemampuan fisik dari anak-anak Papua Barat. Menurutnya, menghadapi pemain yang rata-rata mempunyai fisik sangat baik bukan hal yang mudah, apa lagi faktor cuaca juga menjadi tantangan tersendiri.
Namun, kata dia, poin penuh yang dihasilkan hari ini karena DKI Jakarta lebih unggul dari segi strategi maupun formasi yang jauh lebih baik dari papua barat.”Lawan Papua Barat fisik mereka sangat baik. Tetapi dengan teknik dan juga formasi yang baik tentunya kita bisa lebih unggul daripada mereka dan berhasil raih poin penuh,” ujar Hendry.
Ia menambahkan untuk menghadapi Tim putra Papua di pertandingan berikut anak asuhnya hanya akan bermain lebih sabar untuk mengatasi tensi permainan dari anak-anak Papua.
Selain itu, untuk mengantisipasi cuaca panas, strategi yang digunakan akan lebih ke tempo permainan sehingga tidak menguras tenaga pemain. “Kita telah melakukan persiapan kurang lebih 3 tahun dan sempat terganggu akibat pandemi Covid 19. Namun target emas di PON kali ini,” ungkapnya.
(Alan Youwe/Suryansyah)
Editor : Robin Sinambela

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *