Anggota DPRD Yapen, Eduard Norman Banua, ST dan Agus Yowei Hadiri Musrenbang Tahun 2021 Distrik Kepulauan Ambai

oleh -444 views
10 program dan 60 sub kegiatan yang dihasilkan Musrenbang Distrik Kepulauan Ambai. Usai Musrenbang Anggota DPRD Eduard Norman Banua dan Musa Yowei saat berfoto bersama dengan peserta Musrenbang, diruangan kelas SD Ambai, Jumat (26/02/2021). Ft. Jery Sinambela

MEPAGO.CO, SERUI – Eduard Norman Banua, ST Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten kepulauan yapen dari Partai Golongan Karya daerah pemilihan 1 didampingi Agus Yowei anggota DPRD dari partai PPP daerah pemilihan 3 menghadiri langsung kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Distrik Kepulauan Ambai, di ruangan sekolah SD Ambai, Jumat (26/02/2021).

Musrenbang Distrik Kepulauan Ambai dibuka oleh Kadistrik Ambai, Faisal Tamher, S.STP, dihadir tim Asisten Bappeda Yapen Paul Dawir, Sekwilcam Ambai Ardiles Muabuai, S.STP, para Kepala Kampung dan Bamuskam, aparat Kampung dari 18 Kampung dan warga masyarakat.

Eduard Norman Banua, ST saat di Speedboat menuju Ambai untuk mengikut Musrenbang Tahun 2021 Distrik Kepulauan Ambai. Ft. Jery Sinambela

Eduard Norman Banua mengemukakan bahwa Musrenbang tingkat Distrik bukan barang baru lagi di jajaran Pemerintahan, baik pemerintah Kampung dan Pemerintah Distrik.”Saya rasa, para Kepala Kampung, Bamuskam dan Pemerintah Distrik tidak asing lagi mendengar Musrenbang, karena setiap tahun sudah dilaksanakan,” ucap ayah dua anak ini.

Hanya, pelaksanaan Musrenbang tahun 2021 dengan Musrenbang tahun sebelumnya, kata Norman, mengalami perubahan. Pasalnya, sejak tahun anggaran 2021 pemerintah kabupaten kepulauan Yapen pengelolaan keuangannya menggunakan sistem informasi pemerintahan daerah (SIPD).

Tentu, terjadinya perubahan pengelolaan keuangan, lanjut politikus Partai berlambang beringin yaitu Parta Golongan Karya, bahwa pengeloaan keuangan kedepan akan lebih mewujudkan pemerintahan yang baik.

2 anggota DPRD Yapen yaitu Eduard Norman Banua, ST dari Partai Golkar saat berbincang-bincang dengan anggota DPRD dar Partai PPP Agus Yowei di sela-sela acara Musrenbang. Ft. Jery Sinambela

“Pengelolaan keuangan menggunakan SIPD menjamin semua program lebih terstruktur, mulai program dari tingkat Kampung, tingkat Distrik, dan Kabupaten,” katanya, seraya menambahkan bahwa dengan sistem tersebut tidak ada lagi program yang tiba-tiba muncul di tengah berjalannya tahun anggaran.

Pada kesempatan itu, ia mengharapkan seluruh peserta Musrenbang supaya lebih mementingkan kepentingan golongan dari para kepentingan pribadi. “Kita mau kedepan Distrik Ambai harus maju kedepan, rakyatnya lebih sejahtera secara merata. Karena itu, buanglah ego pribadi demi kepentingan masyarakat yang mendiami 18 Kampung,” pintahnya.

Sementara Agus Yowei anggota DPRD Yapen dari Parta PPP daerah pemilihan 3 mengemukakan bahwa prioritas utama yang harus diusulkan adalah Tempat Pekuburan Umum dan jaringan air bersih.

Dari kiri tim asistensi Bapeda Yapen Paul Dawir, Kadistrik Ambai Faisal Tamher, S.STP, Eduard Norman Banua, ST anggota DPRD Yapen dari Partai Golkar dan Agus Yowei anggota DPRD Yapen dari Partai PPP. Ft. Jery Sinambela

Ditempat yang sama, Paul Dawir sebagai tim asistensi Bappeda mewakili Kepala Bappeda yang hadir dalam kegiatan Murenbang Distrik Kepualaun Ambai, Paul mengemukakan bahwa apa yang disampaikan anggota DPRD tentang adanya perubahan sistem pengelolaan keuangan yang menggunakan SIPD mulai tahun 2021 adalah benar.

Menggunakan sistem SPID, beber Paul, semua usulan dan program mulai tingkat Kampung dan Distrik sampai kabupaten langsung terpantau atau termonitor. “Kepala Kampung yang sudah punya akun di sistem jaringan SIPD, bisa langsung memonitor. Inilah, salah satu perubahan sistem pengelolaan keuangan tahun 2021,” katanya.

Eduard Norman Banua anggota DPRD Yapen dari Partai Golkar saat memberikan sambutan pada pembukaan Musrenbang tahun 2021 Distrik Kepulauan Ambai. (Jery/Mepago)

Produk hasil kegiatan Musrenbang Distrik Kepulauan Ambai, bidang infrastruktur terdiri dari 5 program dbagi dalam 40 sub kegiatan,bidang ekonomi terdiri 2 program dibagi dalam 10 sub kegiatan dan bidang sosial budaya terdiri dari 3 program dibagi dalam 10 sub kegiatan.

Kegiatan Musrenbang berjalan aman dan lancar, dan diakhiri foto bersama. Usai itu, anggota DPRD Eduard Norman Banua kembali ke Kota Serui menggunakan speedboat didampingi staf DPRD. (***)

Editor: Jery Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *