Lewat Pelatihan Membatik, Pj. Bupati Manderi Berharap Industri Batik Ciri Khas Yapen Akan Tumbuh

Pj Bupati Welliam Manderi saat menyerahkan berbagai perangkat logo batik kepada peserta pelatihan membatik, di halaman hotel kelapa 2, Rabu 29 November 2023. (Foto: Richard Situmorang)

SERUI | MEPAGO,CO – Lewat pelatihan membatik dinas perindustrian dan perdagangan kabupaten kepulauan Yapen kepada 30 peserta masyarakat diharapkan industri batik ciri khas Yapen kedepan akan tumbuh. Hal itu dimintakan Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Welliam Manderi, SIP, M.Si saat membuka pelatihan di halaman Hotel Kelapa Dua, Rabu 29 November 2023.

Instruktur Batik Nasional asal Papua saat berbincang-bincang dengan Pj. Bupati Manderi tentang kemajuan batik khususnya Batik ciri khas Yapen kedepan akan tumbuh. (Ft: Richard)

“Saya berharap lewat pelatihan batik ini diharapkan potensi industri batik Yapen lebih bergeming sampai ke tingkat nasional,” pungkasnya.

Melalui kegitan pelatihan membatik, lebih jauh Manderi menyatakan bahwa nantinya dapat menumbuhkan industri batik rumahan dan menjadi potensi peningkatan ekonomi masyarakat.

Pj Bupati Manderi mengungkapkan, bahwa sampai sejauh ini dirinya belum pernah melihat Batik berciri khas Yapen, padahal beberapa di daerah di wilayah Papua telah memiliki karya batik sendiri. Maka dengan itu Kabupaten Kepulauan Yapen sudah harus memiliki ciri khas batik yang akan membawa nama harum Yapen kedepan.

Pj Bupati Welliam Manderi saat memberikan sambutan dan apresiasi di pelatihan membatik.

“Batik Yapen harus ada dan harus lebih hebat dari semua. Bahwa kita punya budaya potensi itu ntuk mengangkat ekonomi kita lebih maju”, ungkap Manderi.

“Pemerintah akan intervensi bagian ini bagaimana kolaborasi industri rumahan batik dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di daerah,” tuturnya.

Dalam kegiatan pelatihan membatik ini, dilatih langsung oleh instruktur batik nasional asal Jayapura Balandina Ongge, di ikuti 30 peserta dari Kabupaten Yapen dan akan berlangsung selama tiga hari kedepan.

 

Editor: Richard Situmorang

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *