Lima Penumpang Serui–Waropen Belum Ditemukan

Polres Waropen mengerahkan dua unit speedboat untuk melakukan pencarian terhadap lima penumpang yang dilaporkan belum diketahui keberadaannya dalam perjalanan Serui–Waropen. Operasi pencarian dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Waropen bersama personel terkait. (FT: IST)

WAROPEN | MEPAGO.CO – Lima penumpang yang melakukan perjalanan dari Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, menuju Kabupaten Waropen, Papua, menggunakan speedboat hingga Senin (24/8/2026) belum diketahui keberadaannya. Tiga di antaranya merupakan anggota Polres Waropen, sementara dua lainnya merupakan warga sipil.

Kapolres Waropen AKBP Tofan melalui Wakapolres Waropen Kompol Soeparmanto, S.H., membenarkan informasi tersebut saat dikonfirmasi media ini, Senin pagi.

“Benar, laporan musibah tersebut telah diterima. Saat ini kami masih melakukan upaya pencarian dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar Soeparmanto.

Berdasarkan informasi yang diterima, kelima penumpang berangkat dari pusat speedboat di Kampung Cina Tua, Serui, menuju Waropen pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIT. Mereka menggunakan speedboat berkekuatan 15 PK dengan dua mesin.

Kelima penumpang tersebut terdiri atas tiga anggota Polres Waropen, yakni Bripda Lamek Abon, Bripda Farel Raunsai, dan Bripda Melfin Maniani. Sementara dua lainnya merupakan warga sipil, yakni Amsal Yowei selaku motoris dan Malfin Yowei sebagai helper.

Informasi mengenai kondisi mereka sempat disampaikan oleh salah satu penumpang yang merupakan anggota Polres Waropen melalui grup WhatsApp letting. Dalam pesan tersebut, mereka menginformasikan bahwa speedboat yang ditumpangi sedang hanyut di laut, di antara wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Waropen.

Namun, posisi pasti mereka belum diketahui. Kondisi kabut tebal di laut membatasi jarak pandang para penumpang sehingga menyulitkan mereka mengetahui secara pasti lokasi keberadaan speedboat.
Sekitar pukul 17.00 WIT, salah satu penumpang juga sempat menginformasikan kepada pihak Polairud bahwa speedboat yang mereka tumpangi mengalami kondisi hanyut di laut.

Wakapolres Waropen menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap kelima penumpang masih terus dilakukan. Polres Waropen telah berkoordinasi dengan tim SAR, Polairud Polres Kepulauan Yapen, Basarnas Nabire, serta unsur terkait lainnya untuk menemukan keberadaan dan memastikan keselamatan kelima penumpang tersebut.

“Kita masih melakukan pencarian dan terus berkoordinasi dengan SAR dan Polairud Polres Yapen,” tegas Soeparmanto.

Hingga Senin pagi, keberadaan kelima penumpang masih belum diketahui. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan mereka agar segera melaporkannya kepada aparat kepolisian atau tim SAR guna membantu proses pencarian dan evakuasi.

Penulis: Tamrin Sinambela

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *