Mengenal Lebih Dekat Tonny Tesar, Dari Dunia Usaha ke Panggung Politik

Foto keluarga dari tangkapan layar unggahan dari akun Instagram pribadi Tonny Tesar.

YAPEN | MEPAGO.CO – Tonny Tesar, S.Sos., pria kelahiran 6 November 1958, merupakan putra Serui yang perjalanan hidupnya bersentuhan dengan dunia usaha, pembangunan daerah dan politik nasional.

Sebelum terjun ke politik, Tonny lebih dahulu menggeluti dunia usaha, termasuk jasa konstruksi. Dari dunia tersebut, ia banyak bersentuhan dengan kebutuhan pembangunan dan kehidupan masyarakat di wilayah Papua, termasuk Yapen dan Waropen.

Perjalanan itu kemudian membawanya memasuki dunia politik. Tonny pernah menjadi anggota DPD RI selama 2  periode yaitu 2004 – 2009 dan 2009 – 2012, kemudian dipercaya memimpin Kabupaten Kepulauan Yapen selama dua periode, sebelum kembali ke panggung politik nasional sebagai anggota DPR RI melalui Partai NasDem.

Berawal dari Dunia Usaha

Dunia usaha menjadi salah satu fase penting dalam perjalanan kehidupan Tonny Tesar. Sebagai pengusaha yang pernah berkecimpung dalam jasa konstruksi, ia tidak hanya berhadapan dengan pekerjaan pembangunan, tetapi juga melihat secara langsung berbagai kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur.

Bagi daerah kepulauan seperti Yapen dan wilayah Papua pada umumnya, jalan, jembatan, dermaga dan fasilitas dasar memiliki peran penting dalam membuka akses masyarakat, memperlancar mobilitas serta mendukung aktivitas ekonomi.

Di tengah perjalanan sebagai pengusaha, Tonny juga dikenal oleh orang-orang di sekitarnya sebagai pribadi yang suka membantu dan tidak membatasi pergaulan berdasarkan latar belakang seseorang.

Prinsip yang melekat dalam dirinya adalah bagaimana dapat memberi dan berbuat baik bagi orang lain. Sikap tersebut kemudian menjadi bagian dari karakter Tonny yang terus terbawa ketika memasuki dunia politik dan pemerintahan.

Dari Pengusaha ke Dunia Politik

Pengalaman di dunia usaha kemudian mengantarkan Tonny Tesar memasuki dunia politik. Ia terpilih sebagai anggota DPD RI dan menjalani masa pengabdian sebagai senator dari Papua.

Pengalaman berada di lembaga perwakilan daerah membuat Tonny berhadapan dengan persoalan Papua dari perspektif kebijakan nasional. Namun, perjalanan politiknya kemudian berlanjut ke tingkat pemerintahan daerah.

Tonny maju dalam Pilkada Kabupaten Kepulauan Yapen dan dipercaya masyarakat untuk memimpin daerah tersebut.

Dua Periode Memimpin Yapen

Bersama Frans Sanadi, Tonny Tesar memimpin Kabupaten Kepulauan Yapen selama dua periode, yakni 2012–2017 dan 2017–2022.

Pada masa kepemimpinannya, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu perhatian dalam agenda pembangunan daerah. Pembangunan jalan dan jembatan dilakukan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan membuka akses masyarakat.

Pengalaman sebagai kepala daerah membuat Tonny berhadapan langsung dengan berbagai persoalan masyarakat, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik hingga pengembangan ekonomi daerah.

Atas perhatian dan komitmennya terhadap pembangunan infrastruktur, Tonny Tesar pada masa kepemimpinannya dikenal dengan sebutan “Bapak Pembangunan.” Sebutan tersebut juga diperkuat dengan penghargaan dari Sinode GKI di Tanah Papua yang memberikan apresiasi kepada Tonny Tesar sebagai “Bapak Pembangunan.”

Sebutan tersebut menjadi bagian dari perjalanan kepemimpinannya di Yapen, terutama karena pembangunan infrastruktur menjadi salah satu wajah yang menonjol dalam periode pemerintahannya.

NasDem Mengantar Kembali ke Senayan

Setelah menyelesaikan dua periode sebagai Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar kembali ke panggung politik nasional melalui Partai NasDem.

Pada Pemilu 2024, Tonny maju sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Papua dengan Partai NasDem sebagai partai politik yang mengusungnya.

Hasil Pemilu 2024 kemudian mengantarkan Tonny kembali ke parlemen sebagai Anggota DPR RI periode 2024–2029.

Di DPR RI, Tonny menjalankan tugas sebagai anggota Fraksi Partai NasDem dan bertugas di Komisi XIII DPR RI.

Kembalinya Tonny ke Senayan menjadi babak baru dalam perjalanan politiknya. Setelah sebelumnya menjalani pengalaman sebagai senator dan kepala daerah, kini ia menjalankan peran sebagai wakil rakyat Papua di tingkat nasional.

Sosok yang Tetap Dekat dengan Masyarakat

Perjalanan Tonny Tesar tidak hanya dapat dilihat dari jabatan yang pernah diembannya. Di balik perjalanan politik tersebut, terdapat karakter pribadi yang menurut orang-orang yang mengenalnya melekat sejak ia masih berada di dunia usaha.

Ia dikenal sebagai pribadi yang terbuka dalam pergaulan, tidak membeda-bedakan orang dan memiliki perhatian terhadap masyarakat.

Prinsip untuk selalu berbuat dan memberi bagi sesama menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Sikap tersebut pula yang membuat hubungan Tonny dengan masyarakat tetap terjaga ketika ia berpindah dari dunia usaha ke pemerintahan, kemudian ke parlemen.

Tiga Fase Perjalanan

Perjalanan Tonny Tesar setidaknya melewati tiga fase penting, yakni dunia usaha, pemerintahan daerah dan parlemen nasional.

Dunia usaha, khususnya jasa konstruksi, mempertemukannya dengan persoalan pembangunan secara langsung. Pengalaman sebagai Bupati Kepulauan Yapen memberinya kesempatan mengelola pemerintahan dan pembangunan daerah. Sementara itu, DPR RI menjadi ruang baginya untuk menjalankan fungsi representasi masyarakat Papua di tingkat nasional.

Dari Serui, Tonny Tesar menapaki perjalanan panjang hingga ke Jakarta. Dunia usaha menjadi titik awal, pemerintahan daerah menjadi bagian penting dari perjalanan pengabdiannya, dan kini Partai NasDem membawanya kembali ke Senayan sebagai Anggota DPR RI dari Dapil Papua.

Perjalanan tersebut menjadi bagian dari kisah seorang putra Yapen yang terus membawa pengalaman daerah dalam menjalankan perannya di tingkat nasional.

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *