Secara simbolis, Bupati F.X. Mote menyerahkan Kartu Waropen Cerdas kepada empat siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA usai upacara peringatan HUT ke-22 Kabupaten Waropen dan Hardiknas, Jumat, 2 Mei 2025 di Lapangan Paprindey, Waren. (Ft: Tamrin/mepago.co)
WAROPEN | MEPAGO,CO – Puncak perayaan Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Waropen yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 berlangsung khidmat dan semarak di Lapangan Paprindey, Waren, Jumat (2/5/2025). Usai pelaksanaan upacara, Bupati Waropen Drs. Fransiskus Xaverius Mote, M.Si., mencanangkan sejumlah program strategis yang menjadi tonggak pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, budaya, dan pariwisata.
Dalam sambutannya, Bupati Mote meresmikan tiga program unggulan, yaitu Kartu Waropen Cerdas, Kartu Waropen Sehat, serta pencanangan Batik Waropen dan Festival Bakau. Keempat inisiatif ini menandai komitmen Pemerintah Kabupaten Waropen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.
Pencanangan program dilakukan secara simbolis melalui pembukaan selubung papan nama oleh Bupati Mote, disaksikan oleh Wakil Bupati Yowen Boari, jajaran Forkopimda, tokoh adat, pelajar, dan masyarakat yang hadir.
Sebagai bagian dari peluncuran Kartu Waropen Cerdas, Bupati secara simbolis menyerahkan kartu tersebut kepada perwakilan siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Program ini bertujuan untuk mempermudah akses pendidikan serta memberikan dukungan kepada pelajar berprestasi di seluruh wilayah Waropen.
Sementara itu, pencanangan Batik Waropen ditandai dengan pembubuhan cap atau stempel pada selembar kain bermotif khas daerah. Langkah ini menjadi awal dari gerakan pelestarian dan pengembangan batik lokal yang akan melibatkan para pengrajin dan komunitas budaya setempat.
Tak kalah penting, Bupati juga mencanangkan Festival Bakau, sebuah agenda tahunan yang mengangkat potensi ekowisata serta pelestarian hutan mangrove di Waropen. Festival ini diharapkan menjadi daya tarik wisata baru dan media edukasi lingkungan bagi generasi muda.
“Momentum ini bukan sekadar merayakan usia Kabupaten Waropen, tetapi menjadi pijakan baru menuju masa depan yang lebih cerdas, sehat, dan berbudaya. Mari kita jaga dan wujudkan bersama,” ujar Bupati Mote dalam sambutannya.
Launching program strategis ini turut disempurnakan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Wakil Ketua II BPAM Sinode, Pdt. G.M. Wutoy. “Dua puluh dua tahun lalu, saya turut mendoakan Tanah Waropen saat awal berdiri. Hari ini, saya kembali mendoakan program strategis ini agar menjadi berkat bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya sebelum memimpin doa.
Perayaan ini ditutup dengan berbagai atraksi budaya, hiburan rakyat, dan semangat kebersamaan yang mencerminkan wajah Waropen yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela