MEPAGO.CO

Terpercaya dan Selalu Ada Dihati

banner 728x100

1 Pasien Covid-19 Di Yapen, Berstatus Transmisi Lokal

1 Pasien Covid-19 Di Yapen, Berstatus Transmisi Lokal
Bupati Tonny saat menyapa para penumpang KM. Labobar di Pelabuhan Serui. (FT : Jerry)

MEPAGO.CO, SERUI – Jumlah kasus Covid-19 di kabupaten kepulauan Yapen menjadi 15 kasus. 14 pasien positif Covid-19 menjalani isolasi di gedung biru milik pemerintah setempat dan 1 pasien Covid-19 sudah sembuh.

Dari 14 kasus itu, 13 pasien positif adalah pelaku perjalanan atau orang dari luar. Sedangkan 1 pasien Covid-19 berstatus transmisi lokal.

Kini pasien Covid-19 mulai menyebar ke masyarakat lokal, seiring para pelaku perjalanan kurang lebih 14 hari sudah bergabung dengan kelurga masing-masing.

Bupati Yapen Tonny Tesar, S.Sos mengakui bahwa pasien Covid-19 ada penambahan 1 orang. Pasien yang baru terkonfirmasi berstatus transmisi lokal, setelah kepulangan 1 anggota keluarga dari luar daerah, memiliki hasil Rapid Test adalah reaktif.

Dalam penanganan dan mencegah penyebaran Covid-19, Bupati mengajak seluruh tim gugus tugas mulai tingkat kabupaten, tingkat Distrik sampai tingkat kabupaten, aparat TNI/Polri, tim relawan dan seluruh lapisan masyarakat, supaya lebih meningkatkan pelaksanaan protokoler kesehatan dan mendeteksi kontak yang sudah dilakukan para pasien Covid-19.

“Klaster kesehatan di tingkat Puskesmas, harus lebih optimal lagi dalam memantau dan mendeteksi masyarakat yang baru tiba,” tegasnya.

Kepatuhan diri sendiri melaksanakan protokoler kesehatan lebih dituntut untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Setiap melakukan perjalanan atau keluar rumah harus menggunakan masker dengan baik, selalu rajin mencuci tangan pakai sabun di tempat air mengalir, disiplin menjaga jarak dan hindari tempat kerumunan.

Lebih jauh Bupati mengemukakan seluruh pelaku perjalanan yang sudah berada di Serui, tetap mematuhi protokoler kesehatan, lebih khusus pelaku perjalanan yang baru tiba lewat KM. Labobar, harus melakukan karantina mandiri Selama 14 hari.

“Orang dari luar, silahkan datang. Tetapi yang datang harus orang sehat, dinyatakan bebas Covid-19 sesuai keterangan hasil Rapid Test,” tegasnya.

Yapen tidak melarang ODL, tetapi membatasi pelaku perjalanan sesuai kuota yang disepakati bersama. Penumpang kapal milik PT. Pelni kuotanya 200 penumpang, KM. Sabuk Nusantara kuota penumpang 100 orang dan Kapal Perintis kuota penumpang 80 orang.

Sekedar diketahui jumlah warga Yapen yang sudah tiba dari luar daerah hingga Senin tanggal 6 Juli 2020 kurang lebih 1000 jiwa. (*)

Editor: Jerry Sinambela

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan