WAROPEN | MEPAGO.CO – Memasuki pekan kedua kegiatan belajar mengajar pasca libur Natal dan Tahun Baru, tingkat kehadiran siswa di sejumlah sekolah di Kabupaten Waropen masih belum maksimal. Di SMA Negeri 1 Waren, kehadiran peserta didik tercatat baru mencapai sekitar 75 persen.
Kepala SMA Negeri 1 Waren, Hendrina Aplena Rogi, S.Pd., M.Pd, mengimbau para orang tua dan siswa yang masih berada di luar daerah agar segera kembali ke Waropen sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung secara normal.
“Benar, kehadiran siswa kami saat ini masih sekitar 75 persen. Kami berharap pada Senin depan seluruh siswa sudah kembali aktif mengikuti kegiatan belajar di sekolah,” ujar Aplena Rogi saat ditemui media di ruang kerjanya, Kamis (15/01/2026).
Ia menjelaskan bahwa setelah libur Natal dan Tahun Baru, kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 1 Waren sebenarnya telah kembali berjalan sejak Senin, 12 Januari 2026. Seluruh guru sudah hadir dan melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
“Kehadiran guru sudah aktif dan proses belajar mengajar sudah berlangsung seperti biasa. Tinggal kami menunggu kehadiran siswa yang masih berada di luar daerah,” tambahnya.
Kondisi serupa juga terjadi di SMK Negeri 2 Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Waropen. Kepala Sekolah SMKN 2 TIK Waropen, Darwis Kahar, S.Pd, mengakui bahwa tingkat kehadiran siswa di sekolahnya saat ini juga baru mencapai sekitar 75 persen.
Menurut Darwis, sebagian siswa masih berada di luar Kota Waropen pasca libur panjang. Oleh karena itu, ia mengimbau para orang tua dan siswa untuk segera kembali agar proses pendidikan dapat berjalan secara optimal.
“Kami mengimbau orang tua dan seluruh siswa agar segera datang ke Kota Waropen, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung seperti biasanya,” ujarnya.
Darwis menjelaskan bahwa sesuai kalender pendidikan, proses pembelajaran di SMKN 2 TIK Waropen telah dimulai sejak 5 Januari 2026. Namun, pada hari-hari awal setelah libur Natal dan Tahun Baru, persentase kehadiran siswa masih sangat rendah.
“Setelah beberapa hari berjalan dan siswa yang sudah masuk menyampaikan informasi kepada teman-temannya, jumlah kehadiran terus meningkat hingga mencapai sekitar 75 persen saat ini,” jelasnya.
Ia berharap pada Senin, 19 Januari 2026, seluruh siswa sudah kembali masuk sekolah sehingga tingkat kehadiran dapat mencapai 100 persen dan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan secara maksimal.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela
