Pemprov Papua Berikan Kado Tahun Baru Bagi 118 Purna Tugas

Pemerintahan, Utama843 Dilihat

MEPAGO.CO. JAYAPURA- Pemerintah provinsi Papua memberikan Kado Tahun baru bagi Purna tugas di lingkungan pemerintah provinsi Papua berupa cenderamata di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) provinsi Papua, Kamis 30 Desember 2021.

Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP, MH dalam sambutanya yang dibacakan Plt. Asisten III Bidang Umum, Yorgemes Derek Hegemur, SH, MH mengatakan bahwa disaat masih aktif Aparatur Sipil Negara  (ASN) bertugas melaksanakan kebijakan publik, memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas, dan mempererat persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia.

Puluhan tahun PNS kata Gubernur telah mengabdikan hidupnya hingga sampai pada batas usia pensiun. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Papua perlu memberikan suatu penghargaan kepada Purna Tugas dilingkungan Pemerintah Provinsi Papua. Penghargaan ini sebagai ucapan terima kasih atas jasa dan pengabdiannya pada Negara Republik Indonesia khususnya Pemerintah Provinsi Papua berupa Cenderamata sebagai ungkapan terimakasih atas pengabdiannya.

Implementasi kebijakan  tersebut kata Gubernur diharapkan dapat mewujudkan dan menciptakan PNS yang berkualitas yang memiliki kompetensi dan profesionalime dalam menjalankan tugas dan jabatannya.

Dikatakan, karir seorang pegawai negeri sipil, ditentukan oleh sikap dan pengabdiannya, sejak diangkat sampai dengan yang bersangkutan pensiun. Hal ini tentunya merupakan perjalanan panjang dan tidak mudah, sehingga jika seorang PNS bisa sampai pada hari dimana dia akan menikmati masa pensiunnya. ‘’Ini merupakan suatu karunia besar yang tidak dapat dimiliki oleh semua PNS,’’ kata Gubernur.

Menurut Gubernur masa purna tugas adalah hal biasa dalam perjalanan tugas. Karenanya setiap pegawai pasti akan melaluinya. ‘’Hal ini tentunya sangat membanggakan bagi diri kita juga bagi Negara. Purna Tugas bagi seorang pegawai berarti lebih dari separuh hidupnya telah dihabiskan untuk  berbakti bagi negara. Ini merupakan sebuah akhir dan awal. Akhir dari sebuah perjalanan pengabdiannya kepada negara / pemerintah dan awal untuk memulai perjalanan kembali ketengah masyarakat umum,’’ ujar Gubernur.

Oleh karena itu, kata Lukas Enembe, di masa-masa transisi ini, penghargaan dan penerimaan yang diberikan terutama oleh keluarga, akan sangat berpengaruh terhadap kondisi psikologisnya. ‘’Penghargaan dan penerimaan, akan mengurangi dampak buruk selepas purna tugas, yang biasa disebut post power syndrome yang seolah-olah merasa sudah tidak dibutuhkan lagi, atau merasa tak berarti lagi, dan lain sebagainya. Ini yang sangat perlu diperhatikan oleh keluarga-keluarga Purna Tugas,’’ tukasnya.

Tanda Kehormatan

Sementara dalam laporanya ketua panitia, Osti Manalu, SE mengatakan sebanyak 118 buah cenderamata berupa cincin 10 gram diberikan bagi purna tugas. Penghargaan tersebut merupakan kebanggaan dan mempunyai arti sangat penting bagi setiap Pegawai Negeri Sipil untuk lebih meningkatkan semangat kerja didalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan juga mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban, pangkat dan golongan  yang sama.(***)

Editor : Robin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *