Penyaluran Beras ASN Papua 2024, PT. Irian Bhakti Targetkan Menang Biding

ekonomi, Papua, Utama576 Dilihat

MEPAGO,CO. JAYAPURA –¬†Apabila PT. Irian Bhakti Papua ingin mengulang kejayaannya sebagai penyalur beras beras bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah paling Timur NKRI, maka harga mati harus memenangkan biding tahun 2024 setelah tahun ini kalah biding dari PT Pos Indonesia.

Demikian disampaikan Direktur Utama PT. Irian Bhakti Papua, Yarius Balingga kepada wartawan usai rapat dengan Komisaris, Komisaris Non Independen dan Direksi di Hotel Fox Kota Jayapura, Rabu 11 Oktober 2023.

Menurutnya, untuk mendukung rencana tersebut maka dilakukan rapat untuk membicarakan strategi dan rencana bisnis perusahaan ini. “Tentu kami di jajaran direksi akan terus melakukan pembenahan dan melakukan inovasi untuk mengembangkan perusahaan milik Pemprov Papua ini,” jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan dari ASN di daerah jika ada hambatan dalam penyaluran beras oleh PT Pos Indonesia. “Mungkin saja penyaluran beras oleh PT Pos sudah sesuai dengan prosedurnya, namun belum tepat sasaran, karena selama ini yang menyalurkan beras ASN kan Irian Bhakti, karena kita punya SDM yang memadai dan tersebar di beberapa daerah,” ujarnya.

Selain itu, katanya, selain penyaluran beras ASN, ada beberapa bisnis lainnya menjadi targetnya. “Kedepan PT Irian Bhakti Papua akan lebih eksis dan bergerak di bidang-bidang usaha lain, sehingga dapat memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah,” katanya.

Sementara itu, Komisaris PT Irian Bhakti Papua, Yohanes Walilo mengatakan rapat dengan Direksi hari ini untuk membahas hal-hal penting serta melakukan evaluasi sejak dilantik pada bulan Maret 2023 lalu.

Walilo mengatakan, PT Irian Bhakti harus segera menyiapkan strategi bisnis agar tahun depan bisa menang biding untuk menyaluran beras ASN di tanah Papua. “Tahun ini penyaluran beras ASN oleh PT Pos Indonesia, tahun depan kita harus berjuang sama-sama untuk bisa menang biding,” jelasnya.

Menurut Walilo, perusahan ini memiliki banyak cabang di Papua dan Papua Barat, meski memiliki aset cukup banyak, tapi diperlukan rencana bisnis yang perlu dibicarakan, sehingga perusahaan ini bisa kembali eksis seperti dulu lagi. “Saya harap perusahaan ini bisa lebih eksis kedepan dan dapat membantu masyarakat serta memberi kontribusi bagi pemprov Papua,” ucapnya. (***)

 

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *