Kabag Ops Polres Waropen, AKP. Frits B. Arera, S.Sos (Ft: Tamrin/mepago.co)
WAROPEN | MEPAGO.CO – Polres Waropen menyatakan kesiapan penuh dalam mengamankan proses mediasi dua keluarga besar, yakni marga Wonatorey dan Watopa, terkait sengketa tapal batas di wilayah Ronggaiwa.
Hal tersebut disampaikan oleh Kabag Ops Polres Waropen, AKP. Frits B. Arera, S.Sos usai mengikuti rapat koordinasi pemerintah daerah yang berlangsung di ruang rapat Setda Waropen, Selasa (14/4/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan mediasi yang akan digelar pada Kamis, 16 April 2026 di Mapolres Waropen merupakan permintaan langsung dari Pemerintah Kabupaten Waropen.
“Pada prinsipnya kami siap melakukan pengamanan penuh terhadap jalannya mediasi, agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya.
Menurutnya, penunjukan Polres Waropen sebagai lokasi mediasi merupakan langkah strategis guna menjamin stabilitas keamanan selama proses berlangsung, mengingat persoalan tapal batas seringkali sensitif dan berpotensi menimbulkan konflik.
Sementara itu, rapat koordinasi persiapan mediasi dipimpin oleh Plt Sekda Waropen, Bob Woriori, turut dihadiri sejumlah unsur pimpinan daerah dan stakeholder terkait, di antaranya: Herni Watopa (Anggota DPRK Waropen), Mayor Inf Marsamuel. Z Makanuay (Pabung Kodim 1709/Yawa Kab. Waropen), Demarce Maniburi (Staf Ahli Bupati Kabupaten Waropen), Jaelani, Ap. M.Si (Asisten I kabupaten Waropen), Ben Manuel Ruatakurei (Asisten II Kabupaten Waropen), Ipda Angela Ripka Hawar, S.Sos, M.Ip (kasat Intelkam Polres Waropen), Irianto Wairara (Kepala Kesbangpol Kabupaten Waropen), Samuel Paprindei (Kasat Satpol PP Kabupaten Waropen)n Thomas Samori (Kabag Hukum Kabupaten Waropen), Weinand K. Ayomi (Kepala Bidang Politik Kesbangpol Kabupaten Waropen), Paulus Duwiri (Dewan Adat Kabupaten Waropen), Jhon Imbiri (Sekertaris Dewan Adat Kabupaten Waropen).
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela
