PON XX Papua Klaster Merauke Digelar dengan Prokes Ketat

ARENA PON XX66 Dilihat

MEPAGO,CO. MERAUKE- Penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua klaster Merauke akan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Sehingga, hal ini bisa mencegah penyebaran wabah global Covid-19.

Hal ini berlaku juga bagi para warga masyarakat yang akan menonton Cabang Olahraga PON harus taat mengikuti Prokes yang dilakukan oleh pihak Panitia, salah satunya adalah harus memiliki kartu vaksin.
Koordinator acara Gebyar PON XX Papua, Klaster Merauke, Thiasony Betaubun mengungkapkan, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di Kabupaten Merauke digelar dengan Prosedur Tetap (protap) dan mengikuti protokol kesehatan (prokes) secara ketat mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19.
Sony Betaubun berharap kepada warga agar tetap mentaati Prosedur Tetap (Protap) dengan mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) tetap diperhatikan karena yang diutamakan masuk dalam Kapsul waktu maupun venue Cabor lain harus memiliki Kartu vaksin baik itu vaksin satu kali maupun vaksin yang kedua kalinya.
“Untuk masuk area kapsul waktu maupun venue Cabor yang lain harus memiliki kartu vaksin, mau vaksin pertama kali maupun yang kedua kali harus dimiliki,” ujar Sony Betaubun.
kata Sony, ada 3 M yang perlu diperhatikan oleh seluruh warga yang mau menonton Cabor PON yakni, menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dan hal tersebut sudah diatur di pintu masuk, dan hal tersebut mari kita semua jaga baik.
“Saya harapkan kepada kita semua adalah menjaga kebersamaan dan kekeluargaan didalam area kapsul waktu maupun di venue cabor PON yang lain sehingga semua bisa berjalan dengan baik,”ujar Sony.
“Saya yakin dan percaya semua kegiatan yang kita laksanakan ini sudah atas ijin Tuhan Yang Maha Kuasa dan leluhur yang ada di Bumi Animha yang kita cintai ini serta kita semua yang ada di Kabupaten Merauke dan juga mereka yang datang dari 34 Provinsi untuk 6 Cabor itu sudah mengijinkan untuk acara ini dibuka dengan resmi pada pagi hari ini,” pungkas Sony Betaubun (***)

 

Editor: Jery Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *