Rakerwil GBI Waropen 2026 Digelar, Fokus Evaluasi dan Arah Pelayanan

WAROPEN | MEPAGO.CO – Badan Pengurus Wilayah (BPW) GBI Kabupaten Waropen akan menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Tahun 2026 di Urei-Faises, Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi program kerja tahun 2025 sekaligus menyusun arah pelayanan tahun 2026.

Rakerwil rencananya dipimpin langsung Ketua BPW GBI Waropen, Pdt. Alman Rikson Kawile, S.Th, dan diikuti para gembala, pengurus, serta pelayan GBI se-Kabupaten Waropen.

Kegiatan ini bertujuan merumuskan program kerja yang lebih terarah, kontekstual, dan berdampak bagi pelayanan gereja.

Dalam siaran pers yang diterima, Ketua BPW menegaskan bahwa Rakerwil merupakan momentum penting untuk meneguhkan arah pelayanan sekaligus meningkatkan kapasitas hamba Tuhan, baik pendeta, pendeta pembantu, maupun pendeta muda.

Selain itu, Rakerwil juga menjadi sarana sosialisasi program kerja Badan Pengurus Pusat (BPP) Sinode GBI dan Badan Pengurus Daerah (BPD) Teluk Cenderawasih, termasuk persiapan Sidang Majelis Daerah Gembala yang akan dilaksanakan di Kabupaten Supiori tahun 2026.

BPW GBI Waropen juga menekankan sejumlah agenda utama, di antaranya penguatan kapasitas pelayanan berkelanjutan, evaluasi dan penyusunan program kerja, penataan organisasi yang transparan dan akuntabel, serta peningkatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.

Lebih lanjut, hasil Rakerwil diharapkan melahirkan program yang realistis, memiliki indikator keberhasilan yang jelas, serta berorientasi pada dampak nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial. GBI juga diharapkan terus berperan aktif dalam membangun iman dan spiritualitas jemaat.

Penguatan kepemimpinan turut menjadi perhatian, dengan mendorong lahirnya pemimpin yang visioner, rendah hati, dan berintegritas serta memiliki kerinduan akan kebangunan rohani.

Melalui Rakerwil 2026 ini, BPW GBI Waropen berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan keputusan strategis demi kemajuan pelayanan gereja di wilayah Waropen.

 

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *