RSUD Rodo Fabo Waropen Diproyeksikan Rampung Akhir 2026

GAMBAR MASTERPLAN RSUD RODO FABO KABUPATEN WAROPEN, PROVINSI PAPUA

WAROPEN | MEPAGO.CO – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rodo Fabo Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, menjadi perhatian serius karena diproyeksikan sebagai salah satu ikon kemajuan daerah ke depan.

Rumah sakit berstatus tipe C ini merupakan satu-satunya fasilitas dari Kementerian Kesehatan RI untuk wilayah Saireri, Papua, dan ditargetkan dapat diresmikan sekitar Oktober 2026 serta mulai beroperasi pada awal tahun 2027.

Hal tersebut kembali ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen, dr. Jenggo Suwarko, di sela-sela sambutannya pada kegiatan Aksi Bergizi bagi pelajar tingkat SMP dan SMA dari Distrik Urei Faisei dan Distrik Waropen Bawah yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Waren, Kamis (15/01/2026).

“RSUD Rodo Fabo merupakan proyek strategis daerah dan satu-satunya di kawasan Saireri. Sesuai masterplan, rumah sakit ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026. Kami menargetkan peresmian sekitar bulan Oktober dan mulai beroperasi awal tahun 2027 sebagai rumah sakit tipe C,” ujar dr. Jenggo.

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Waropen, Bob Woriori, S.STP., M.Si, (tengah) saat memimpin pertemuan di Ruang Rapat Setda, Kamis (15/01/2026), didampingi Asisten I Setda Waropen, Jaelani, AP., M.Si, Plt. Kadinkes dr. Jenggo Suwarko, bersama Wakapolres, Danramil Waropen Bawah, para pimpinan OPD, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat. (Ft: Tamrin)

Menurutnya, kehadiran RSUD Rodo Fabo akan menjadi tonggak penting dalam peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Waropen di bawah kepemimpinan Bupati Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si dan Wakil Bupati Yowel Boari.

Rumah sakit ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan layanan medis yang selama ini masih terbatas, sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rujukan ke daerah lain.

Selain pembangunan fisik, Pemerintah Kabupaten Waropen juga menaruh perhatian serius pada kesiapan sumber daya manusia (SDM) kesehatan, khususnya tenaga dokter.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Jenggo mengungkapkan bahwa Pemkab Waropen melalui Dinas Kesehatan akan menjalin kerja sama dengan salah satu universitas ternama di Indonesia, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Kami sedang menyiapkan kerja sama untuk mendukung ketersediaan tenaga dokter di masa depan. Karena itu, saya mengajak para siswa di Kabupaten Waropen untuk mempersiapkan diri sejak sekarang,” katanya.

Ia menegaskan bahwa generasi muda Waropen memiliki peran strategis dalam mengisi kebutuhan SDM kesehatan di daerah. “Kalian adalah generasi Waropen ke depan. Persiapkan diri dengan belajar sungguh-sungguh agar kelak mampu berkontribusi dalam penyediaan tenaga kesehatan bagi daerah ini,” pesannya yang disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.

Sementara itu, dalam rangka menyambut dan menyikapi pembangunan RSUD Rodo Fabo, sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait turut memberikan perhatian serius lewat pertemuan di ruang rapat Setda.

Tampak hadir Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Waropen, Bob Woriori, S.STP., M.Si, didampingi Asisten I Setda Waropen, Jaelani, AP., M.Si, Plt. Kadinkes dr. Jenggo Suwarko, Wakapolres, Danramil Waropen Bawah, serta para tokoh masyarakat dan tokoh adat.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap pembangunan RSUD Rodo Fabo sebagai proyek prioritas daerah. Pemerintah Kabupaten Waropen berharap, dengan rampungnya rumah sakit ini, kualitas layanan kesehatan masyarakat akan meningkat secara signifikan dan menjadi fondasi bagi terwujudnya sistem pelayanan kesehatan yang lebih mandiri di Kabupaten Waropen.

Penulis: Tamrin Sinambela

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *