Tokoh Adat Waropen Dorong Kemandirian Pangan

WAROPEN | MEPAGO.CO – Tokoh adat Waropen, Derek Imbiri, mendorong masyarakat untuk mengembangkan potensi tanah dan hutan sebagai sumber kehidupan melalui penguatan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Menurut Derek, masyarakat Waropen memiliki sumber daya alam yang menjadi modal penting untuk meningkatkan kesejahteraan. Karena itu, potensi tersebut perlu dikelola dengan pemikiran yang maju dan produktif, namun tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta kebutuhan generasi mendatang.

Ia menilai pengembangan pertanian di setiap kampung penting dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Setiap kampung, kata dia, dapat mengembangkan komoditas pertanian sesuai dengan kondisi dan potensi wilayah masing-masing.

“Dengan demikian, masyarakat dapat memenuhi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri dan tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar daerah,” ujar Derek.

Derek juga mengajak masyarakat mulai menanam dan membudidayakan bibit pertanian yang sesuai dengan kondisi tanah dan lingkungan setempat. Menurutnya, gerakan tersebut dapat dimulai dari tingkat keluarga, kelompok masyarakat hingga masyarakat adat di setiap kampung.

Momentum menyongsong Hari Tani Nasional 2026, lanjutnya, dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya sektor pertanian sebagai salah satu penopang kehidupan.

Derek menegaskan, kemandirian pangan perlu dibangun melalui inisiatif masyarakat adat dengan memanfaatkan lahan, pengetahuan lokal dan potensi pertanian yang tersedia.

“Pemanfaatan lahan, pengetahuan lokal, budidaya tanaman dan pengelolaan hasil pertanian perlu terus dikembangkan agar Waropen memiliki sumber pangan yang berkelanjutan,” katanya.

Ia berharap penguatan sektor pertanian tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan kehidupan dan memenuhi kebutuhan generasi Waropen di masa depan. (Redaksi)

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *