Tujuh Bulan Vakum, KONI Waropen Gelar Raker Perdana

Ketua Umum KONI Kabupaten Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si menabuh tifa sebagai tanda resmi dibukanya Rapat Kerja KONI Waropen Tahun 2026 di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Waropen, Kampung Batu Zaman, Jumat (22/5/2026). Pembukaan berlangsung penuh semangat olahraga bersama jajaran pengurus KONI dan seluruh cabang olahraga. (Ft: Tamrin/mepago.co)

WAREN | MEPAGO.CO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Waropen akhirnya menggelar rapat kerja (Raker) perdana tahun 2026 setelah kurang lebih tujuh bulan kepengurusan baru dinakhodai Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si.

Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Waropen, Kampung Batu Zaman, Jumat (22/5/2026).

Rapat kerja resmi dibuka Ketua Umum KONI Waropen, Fransiscus Xaverius Mote, melalui penabuhan tifa bersama jajaran pengurus inti KONI, yakni Sekretaris Jaelani dan Ketua Harian Nico Ramandey.

Wakil Bupati Waropen bersama Plt. Sekda Waropen dan para peserta mengikuti Rapat Kerja KONI Kabupaten Waropen Tahun 2026 yang digelar di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Waropen, Kampung Batu Zaman, Jumat (22/5/2026). Raker perdana ini menjadi momentum penguatan pembinaan olahraga dan kebangkitan cabang olahraga di Waropen. (Ft: Tamrin)

Pembukaan juga disaksikan Wakil Bupati Waropen Yuwel Boari, Plt Sekda Waropen Bob Woriori, pengurus KONI, serta perwakilan cabang olahraga (cabor) se-Kabupaten Waropen.

Dalam sambutannya, Mote membakar motivasi peserta dengan yel-yel “Salam Olahraga” yang dijawab serentak peserta dengan kata “Jaya”.
“Salam Olahraga!” seru Mote.
“Jaya!” jawab peserta dengan kompak hingga tiga kali.

Dalam arahannya, Mote mengakui bahwa sejak dirinya dilantik sekitar tujuh bulan lalu, baru kali ini KONI Waropen dapat melaksanakan rapat kerja perdana sebagai langkah awal membangun dunia olahraga di daerah.

Menurutnya, cita-cita menjadikan Papua sebagai Provinsi Olahraga hanya dapat terwujud apabila seluruh kabupaten dan kota memberikan kontribusi nyata melalui pembinaan atlet dan pengembangan cabang olahraga.

“Kita ingin mewujudkan Papua menjadi Provinsi Olahraga. Itu harus dimulai dari sumbangsih kabupaten dan kota, termasuk Waropen,” ujar Mote.

Ia mencontohkan keberhasilan Waropen meraih prestasi di cabang olahraga tinju dan berharap Waropen mampu melahirkan atlet-atlet potensial dari berbagai cabor lainnya.

Mote juga menegaskan bahwa sepak bola dan cabang olahraga lain di Waropen harus kembali dihidupkan melalui pembinaan yang terarah dan kerja sama seluruh pengurus KONI bersama cabor.

“Bola kaki harus kita hidupkan kembali dan cabor-cabor lainnya juga harus berkembang,” katanya.

Selain itu, Mote mengungkapkan harapannya agar Kabupaten Waropen ke depan dapat memiliki Gedung Olahraga (GOR) representatif sebagai sarana pengembangan atlet dan kegiatan olahraga masyarakat.

Dalam rapat kerja tersebut, pengurus KONI bersama seluruh cabor membahas program kerja serta kesiapan cabang olahraga dalam mendukung agenda olahraga Provinsi Papua.

Ketua Umum KONI Waropen itu juga meminta seluruh cabor dapat menerima dan menjalankan program serta cabang olahraga prioritas yang nantinya ditetapkan KONI Papua demi mendukung Papua sebagai Provinsi Olahraga.

Tak hanya itu, Mote turut menyoroti pembenahan klub sepak bola kebanggaan masyarakat Waropen, Persewar, yang menurutnya akan menjadi salah satu fokus pembinaan ke depan.

“Persewar akan kita benahi,” tegasnya.

Penulis: Tamrin Sinambela

Editor: Tamrin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *