Wakil Bupati Waropen Yowel Boari saat memimpin apel peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bupati Waropen, Waren, Kamis (1/10/2026). Ft: Oscar Koibur/HumPro Setda Waropen
WAROPEN | MEPAGO.CO – Pemerintah Kabupaten Waropen menggelar apel memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026), di halaman Kantor Bupati Waropen, Waren.
Apel dipimpin Wakil Bupati Waropen Yowel Boari selaku pembina apel. Sementara Plt. Sekda Waropen Bob Woriori, S.STP., M.Si., bertindak sebagai komandan apel.
Apel diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Waropen, mulai dari staf ahli bupati, para asisten Setda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekretaris, kepala bidang, kepala subbidang hingga staf.
Dalam amanat Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote yang dibacakan Wabup Yowel Boari, seluruh ASN diajak membulatkan tekad untuk terus mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam membangun Kabupaten Waropen yang aman, maju, mandiri dan sejahtera.
“Pancasila adalah dasar negara kita, Pancasila adalah pemersatu bangsa kita, dan menjaga Pancasila adalah tanggung jawab kita bersama,” demikian pesan Bupati dalam amanatnya.


Dikatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa serta landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, sejarah bangsa Indonesia menunjukkan bahwa perjalanan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak selalu mudah. Berbagai tantangan dan rongrongan telah dihadapi, namun semangat persatuan dan keteguhan terhadap nilai-nilai Pancasila menjadi kekuatan dalam menjaga keutuhan bangsa.
Dengan tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”, seluruh elemen masyarakat diajak menjadikan Pancasila sebagai titik temu di tengah keberagaman suku, agama, budaya, bahasa dan kondisi sosial masyarakat.
“Perbedaan bukan alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun Kabupaten Waropen dan Indonesia secara bersama-sama,” pesannya.
Dalam konteks pemerintahan daerah, nilai-nilai Pancasila diharapkan menjadi pedoman ASN dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Nilai Ketuhanan diwujudkan melalui peningkatan keimanan dan penghormatan terhadap kehidupan beragama. Nilai kemanusiaan melalui sikap saling menghargai dan memperlakukan sesama secara adil dan bermartabat.
Sementara nilai persatuan menjadi pengingat agar kepentingan daerah, kelompok maupun golongan tetap ditempatkan dalam bingkai kepentingan bangsa dan negara. Nilai kerakyatan diwujudkan melalui musyawarah, dialog dan penghormatan terhadap perbedaan pendapat, sedangkan keadilan sosial menjadi landasan dalam menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bupati juga mengajak seluruh ASN tidak sekadar mengenal Pancasila sebagai hafalan, tetapi menjadikannya pedoman dalam bersikap, bekerja, mengambil keputusan dan membangun kehidupan bersama.
“Jadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, menjaga toleransi, menghormati perbedaan, menolak segala bentuk perpecahan, serta bersama-sama menjaga keutuhan NKRI,” ajaknya.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela







