WOU.. Dalam Sejarah PON Cabor Biliar Belum Pernah Digelar Didalam Stadion

ARENA PON XX, Utama219 Dilihat

MEPAGO.CO. SURABAYA- Technical Delegate (TD) Cabang Olahraga Biliar, Robby Suarly, mengapresiasi Pemerintah dan PB PON Papua sebagai tuan rumah PON XX Tahun 2021. Dalam sejarah untuk pertama kalinya cabor biliar memiliki stadion khusus dan peralatan bermerk kelas dunia.

“Sejak dipertandingkan pada PON 1977 di Jakarta, cabor biliar tidak pernah dipertandingkan di dalam stadion khusus biliar. Biasanya cabor biliar digelar di tempat-tempat yang disulap agar mampu menampung meja biliar untuk berbagai nomor pertandingan. Bahkan, dalam pertandingan biliar level Sea Games, yakni Sea Games 1987, 1997 dan 2011 yang diselenggarakan di Indonesia, cabor biliar tidak pernah merasakan aura tuan rumah sesungguhnya,” kata Robby dihadapan tim memeriksa barang PB PON Papua, Rabu Rabu 23 Juni 2021 malam..

Oleh karena itu, Robby mewakili pengurus PB POBSI menyampaikan apresiasi kepada PB PON dan tidak dapat menyembunyikan rasa senang atas peralatan – peralatan yang sudah tiba di Surabaya dan akan segera dikirim ke Mimika.

Menurutnya, stadion biliar yang dibangun di Mimika khusus PON itu, sekaligus menjadi fasilitas kebanggaan masyarakat Papua. Stadion biliar Mimika ini merupakan pengakuan terhadap eksistensi olahraga biliar di tanah air, khususnya kegiatan multi event level nasional seperti PON dan ini menjadi tantangan bagi tuan rumah PON berikutnya.

Terkait dengan rencana tes event nanti, Robby berharap panitia dapat menyewa meja biliar, sehingga meja-meja yang didatangkan dari luar negeri ini khusus dipakai pada saat event PON.

“Sayang meja dengan merk yang bagus dipakai untuk tes event, kalau bisa disewa di meja di rumah-rumah biliar saja, karena kalau pakai meja yang baru otomatis pada saat pelaksaan PON akan terlihat bekas,” ungkapnya.

Diketahui, peralatan pertadingan lainnya dari beberapa negara saat ini sudah berada tiba Jakarta dan setelah dilakukan pemeriksaan akan langsung di kirim ke klaster penyelenggaraan PON XX Papua. (***)

Editor : Robin Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *