Bupati (paling depan) didampingi Plt Sekda Bob Woriori dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Biak, saat memimpin rapat pembahasan program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan di ruang rapat Setda Waropen, Kamis 7 Mei 2026. (Ft: Dok/HumPro)
WAREN | MEPAGO.CO – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Waropen melalui Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu menggelar pertemuan bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Biak guna membahas program dan manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat dan pekerja di Waropen.
Kegiatan berlangsung di ruang rapat Setda Waropen, Kamis, 7 Mei 2026.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si didampingi Plt Sekda Bob Woriori, Asisten II, serta jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Waropen.
Sementara dari pihak BPJS Ketenagakerjaan Cabang Biak hadir Kepala Cabang, Tofan Akbar bersama staf dan agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan yang bertugas di Waropen.
Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai program perlindungan tenaga kerja yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik pekerja formal maupun informal seperti nelayan, petani, pedagang, tukang ojek hingga aparat kampung. Program BPJS Ketenagakerjaan dinilai memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan berupa jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, hingga jaminan hari tua bagi para pekerja.
Bupati Fransiscus Xaverius Mote memberikan apresiasi atas kehadiran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Biak di Waropen sebagai bentuk perhatian terhadap perlindungan sosial tenaga kerja di daerah.
Menurutnya, keberadaan BPJS Ketenagakerjaan sangat membantu masyarakat dalam memperoleh kepastian perlindungan ketika mengalami risiko kerja maupun musibah.
“Sebagai bupati saya merasakan pentingnya BPJS ini. Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih karena lembaga ini mempunyai andil yang sangat besar bagi masyarakat,” ujar Bupati Mote.
Ia mengatakan program BPJS Ketenagakerjaan telah memberikan manfaat nyata melalui jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jaminan hari tua yang selama ini sangat dibutuhkan masyarakat pekerja.
Bupati Mote juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Waropen sebelumnya pernah memperoleh penghargaan terkait kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Karena itu, ia berharap ke depan dapat dibangun kantor BPJS Ketenagakerjaan di Waropen guna mempermudah pelayanan kepada masyarakat.
“Saya mau kantor BPJS harus ada di Waropen supaya pelayanan kepada masyarakat bisa lebih dekat dan maksimal,” tegasnya.
Selain itu, Bupati meminta seluruh OPD dan perusahaan yang beroperasi di Waropen untuk ikut mendorong kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah daerah juga akan terus melakukan sosialisasi kepada ASN dan masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. (HumPro)
Editor: Tamrin Sinambela







