Kompak dan peduli lingkungan. Forkopimda Waropen bersama jajaran pemerintah daerah melanjutkan penanaman mangrove di pesisir Sanggei sebagai bentuk komitmen menjaga ekosistem pantai dan mewariskan lingkungan yang lestari bagi generasi mendatang. (Ft: Tamrin/mepago.co)
WAROPEN | MEPAGO.CO – Pemerintah Kabupaten Waropen melalui dinas pengelolaan lingkungan hidup memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan melanjutkan kegiatan penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir Ausiwirini, Kampung Sanggei, Kabupaten Waropen, Kamis (5/6/2026) siang.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, bersama Wakil Bupati Yowel Boari, Kapolres Waropen, Iip Syarif Hidayat, S.H, Pabung Kodim 1709/Yawa, Mayor Inf Marsamuel Makanuay, Asisten I Setda Waropen, Jaelani, AP, M.Si Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Unit XVII Waropen, tokoh adat, PLT. Kadis pengelolaan lingkungan hidup, Robbi Duwiri, S.Sos, MT.

Sebelumnya, pada pagi hari telah dilakukan penanaman mangrove secara simbolis sebagai tanda dimulainya kegiatan. Penanaman kemudian dilanjutkan pada siang hari setelah kondisi air laut surut atau meti sehingga area penanaman dapat dijangkau dengan lebih mudah dan proses penanaman berlangsung optimal.
Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, mengatakan penanaman mangrove merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Waropen dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi kawasan pesisir dari ancaman abrasi.
Menurutnya, mangrove memiliki fungsi strategis sebagai benteng alami pantai, menjaga keseimbangan ekosistem laut, serta menjadi habitat berbagai jenis biota yang mendukung kehidupan masyarakat pesisir.
“Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi merupakan wujud nyata kepedulian kita terhadap lingkungan. Kami berharap mangrove yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ujar Bupati Mote.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam agar upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Penulis: Tamrin Sinambela
Editor: Tamrin Sinambela







