Babinsa Yarollo Bantu Warga Selesaikan Sengketa Tapal Batas

oleh -239 views
Suasana rapat sengketa tapat batas 2 warga di Kampung Mariarotu diselesaikan secara kekeluargaan. Hati yang dingin selama mediasi berjalan. Kehadiran Babinsa Rayollo menjadi penyejuk. Ft. Isitmewa

MEPAGO.CO, SERUI – Melalui kehadiran Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1709-01/Yapsel Serda Musa Yarolllo untuk  menyelesaikan sengketa batas tanah antar 2 warga di Kampung Mariarotu Distrik, akhirnya  membuahkan hasil yang baik.

Lewat mediasi, akhirnya 2 warga tidak saling memaksakan egonya masing-masing yang bisa merugikan ke dua belah pihak. Dan sengketa tapal batas, disepakati diselesaikan secara kekeluargaan, hari Selasa tanggal 12 Januari 2021, bertempat di Balai Kampung, disaksikan Kepala Kampung Iskia Mai, Kepala Suku Busumi Yakop Aisoki, Dewan Adat Busami Soleman Songini, para warga masyarakat.

Kepala Kampung Mariarotu, Iskia Mai mengucapkan penghargaan dan terima kasih kepada Babinsa, atas kehadirannya untuk membantu menyelesaikan sengketa tapal batas 2 warga Kampung Mariarotu.

“Sungguh luar biasa kinerja segenap Babinsa, karena permasalahan dapat di atasi dengan baik, sehingga tidak berlanjut dengan permasalahan yang lebih besar, yang dapat mengganggu stabilitas keamanan masyarakat diwilayah ini,” ungkapnya.

Babinsa Yarollo dalam siaran pers yang diikirm ke Redaksi mepago.co mengemukakan bahwa  kehadirannya ditengah-tengah masyarakat untuk membantu mediasi dan menjadi penengah dalam menyelesaikan sengketa batas kepemilikan tanah antar 2 warga di wilayah binaan. “Saya memiliki tanggung jawab untuk menjaga wilayah agar tetap aman dan kondusif, salah satunya adalah dengan membantu menyelesaikan permasalahan,” ungkpanya.

Selama mediasi berlangsung, kata Yarollo, etikad baik dari masing-masing pihak sangat baik, kedua warga yang bersengketa, saling mengurangi sikap egonya dan berhati dingin. Alhasil, sengketa tapal batas disepakati bersama diselesaikan secara kekeluargaan dengan aman dan kondusif.

“Dalam mediasi ini kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, dengan tambahan membuat surat pernyataan dan perjanjian dengan disertai tanda tangan diatas materai oleh kedua pihak yang bermasalah, agar kedepannya tidak timbul permasalahan yang sama”, terangnya. (***)

 

Editor: Jery Sinambela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *