Meski Tonny Tesar Tidak Lagi Bupati, Pendidikan Sekolah Charis Harus Berjalan

Tonny Tesar saat menyambangi kediaman Paul Richardson Direktur Charis National Academy. (Foto: IST)

MEPAGO,CO. YAPEN – Sesuai dengan namanya Charis adalah keindahan dan kreativitas maka Sekolah Charis yang diprakarsai Tonny Tesar, S.SosĀ  ketika Bupati Yapen 2 periode 2012-2017 danĀ  2017-2022 akhirnya sudah berdiri sejak tahun 2022 bertempat di Kampung Kontiunai Distrik Yawakukat Kabupaten Kepulauan Yapen harus tetap jalan.

Seiring berakhirnya kepemimpinan Bupati Tonny Tesar, para tenaga pendidik sekolah Charis pun bigung akan kelanjutannya mulai tahun ajaran 2023-2024.

Padahal, sekolah Charis meskipun usianya baru seumur jagung, tetapi telah terbukti merubah pola budaya belajar dengan hidup sehat yang membawa perubahan bagi kenyamanan dan keinginan anak-anak untuk belajar. Dimana sekolah Charis menerapkan makan setiap pagi bagi murid dan pola pendidikan yang lebih mendekati anak-anak agar lebih nyaman dan terbentuk karakternya..

Paul Richardson Direktur Charis National Academy menegaskan bahwa sekolah Charis bisa berdiri sampai saat ini karena cinta dan kebaikan Tuhan.

Hal yang sama sekolah Charish di Yapen kedepan akan selalu eksis karena campur tangan Tuhan, ujar Paul yang didampingi Susane Ikawati, M.Pd. Kepala sekolah SD Charis, Carla, M.Pd. Kepsek TK Charis, Lelly Stefani, M.Pd. Kepsek Transformnation dan Ghea Marcia Puspito Usodo, SE.Office Manager di Malang kepada wartawan.

Paul membeberkan bahwa dirinya cinta Papua karena memang ia dilahirkan di Asmat Papua.

“Waktu kecil saya di Asmat banyak kenangan. Dan saya cinta Papua,” ungkapnya lagi.

Ditempat yang sama, Bupati Yapen Tonny Tesar, SSos periode 2012-2017, 2017-2022 menyampaikan terimakasih dan pengarhargaan yang setinggi-tingginya kepada Direktur dan seluruh jajarannya atas kesediannya yang telah membuka sekolah Charis di Yapen Provinsi Papua.

Kehadiran sekolah Charis, beber Tonny Tesar, sudah membuat perubahan pendidikan di tingkat Sekolah Dasar, dengan metode belajar Sekolah Sepanjang Hari (SSH) mulai pagi – sore dan gratis biaya sekolah, baju seragam disediakan dan makan siang bagi anak-anak.

Sedangkan biayai sekolah bersumber dana Otsus dan berkarakter kristiani karena mayoritas penduduk Papua di Yapen OAP. (***)

Editor: Tamrin Sinambela

 

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *