Penjabat Bupati Yapen Bagikan Bansos ke Kelompok Usaha Bersama di Kampung Mariarotu

Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi, dengan bangga menyerahkan bantuan KUBE kepada kelompok usaha bersama di Kampung Mariarotu, Distrik Kosiwo. Dengan harapan ini, kita mendukung pemberdayaan ekonomi dan keberlangsungan usaha lokal orang asli Papua. (Ft: ADC Bupati)

SERUI | MEPAGO,CO  РPenjabat Bupati Kepulauan Yapen, Welliam Manderi, S.IP, M.Si, membagikan bantuan sosial kepada Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Kampung Mariarotu, Distrik Kosiwo, pada Jumat, 9 Februari 2024. Bantuan ini merupakan bagian dari program Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen tahun 2024 yang dikelola melalui Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Yapen.

Dalam program kali ini, sebanyak 34 paket bantuan diserahkan kepada kelompok usaha bersama, dengan fokus khusus kepada orang asli Papua. Setiap paket bantuan KUBE terdiri dari 22 jenis barang yang esensial untuk operasional kios-kios milik kelompok tersebut.

Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Yapen bertanggung jawab melakukan asesmen mendalam untuk memastikan bahwa bantuan diberikan kepada kelompok usaha yang benar-benar aktif dalam menjalankan usahanya. Kriteria penilaian ketat ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas bantuan tersebut dalam mendukung pengembangan usaha kecil di wilayah tersebut, khususnya yang dijalankan oleh orang asli Papua.

Penjabat Bupati Yapen, Welliam Manderi, menekankan pentingnya program ini sebagai langkah konkrit pemerintah daerah dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan dorongan yang signifikan bagi kelompok usaha bersama di Kampung Mariarotu, serta membuka lebih banyak peluang usaha dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua,” ujar Manderi yang didampingi Sekda Erny Tania, Kadis Sosial Zaskar Paiderouw.

Program bantuan sosial ini diharapkan tidak hanya memperkuat basis ekonomi kelompok usaha bersama, tetapi juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengurangi ketimpangan sosial dan ekonomi di Kabupaten Kepulauan Yapen.

 

Editor: Tamrin Sinambela

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *