Perebutan Medali Tersisa Cabor Gulat, Jatim-DKI-Kaltim Berbagi Emas

ARENA PON XX279 Dilihat

MEPAGO,CO. MERAUKE — Persaingan mengejar medali emas tersisa di cabor Gulat pada PON XX Papua 2021, klaster Merauke yang berlangsung di GOR Hiad Sai Merauke mengejutkan. Hasilnya, diluar nalar sehat dan berbagai pengaturan sebelum pertandingan berlangsung, antara Jatim, DKI dan Kaltim berbagi medali emas.

Kontingen ketiga memperebutkan medali emas pada tiga kelas, gaya Greco roman putra (60 kg), kelas gaya Greco roman putra (67 kg) dan kelas gaya Greco roman putra (77 kg). Pada kelas (60 kg), pegulat dari Jatim, Hasan Sidik meraih medali emas, setelah mengalahkan pegulat dari Kaltim, Suparmanto yang harus puas meraih perak.

Medali perunggu disabet pegulat asal Jabar, Hamdian rahmat mengalahkan pegulat dari Bengkulu, Bismi Fernandes dengan skor 9-7.

Pertarungan meraih medali emas di kelas (67 kg) disabet oleh pegulat asal Kaltim, M.Aliansyah dengan skor telak 10-1, sebelum di partai puncak menghabisi pegulat andalan yang digadang-gadang Jabar, Peri Budiawan harus puas mencapai perak.

Medali perunggu digenggam pegulat asal Jatim, Arif Suro Dinoyo mengalahkan pegulat dari Bengkulu dengan skor tanpa balas 8-0.

Pada kelas (77 kg), diikuti 5 pertandingan dengan menggunakan sistem kompetisi penuh dengan saling bertemu 4 kali bertanding. Penilaian dari masing-masing pegulat berdasarkan rangking. Nilai tertinggi pertama keluar sebagai juara pertama meraih emas.

Nilai tertinggi kedua meraih perak dan ketiga perunggu. Dari 5 pegulat, selain menghitung angka kemenangan, juga dinilai dari selama bertanding, pegulat yang mendapat kesempatan 4 kali bertanding tidak pernah kalah.

Dari hasil pertandingan pada kelas (77 kg) ini yang keluar sebagai peraih medali emas dari DKI Jakarta, Andika Sulaiman setelah bertanding tidak pernah kalah alias 4 kali menang berturut-turut. (Humas PB PON XX/WT/SJ/Del/nethy ds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *