Usulan DOB Provinsi Kepulauan Papua Utara Masuk Dalam Agenda Baleg DPR RI

Utama414 Dilihat

MEPAGO,CO. YAPEN – Upaya dan langkah tim pembentukan usulan calon Daerah Otonomi Baru di wilayah adat Saireri menjadi Provinsi Kepulauan Papua Utara, konon belum masuk agenda Komisi II DPR RI, tetapi lewat hak inisiasi anggota DPR RI dari Papua, usulan DOB menjadi salah satu agenda di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.

Terima kasih buat adinda Yan Permenas Mandenas, S.Sos., M.Si salah satu anggota DPR RI bersama para anggota DPR RI asal Papua yang sudah ikut memperjuangkan aspirasi usulan calon DOB wilayah adat Saireri menjadi calon Provinsi Kepulauan Papua Utara masuk di Baleg DPR RI. Hal itu disampaikan Sekretaris Asosiasi Bupati wilayah Adat Saireri, Tonny Tesar, S.Sos yang notaben adalah Bupati Kepulauan Yapen dalam audience dengan DPR RI di Jakarta, Senin 28 Maret 2022.

Untuk memperjuangkan usulan DOB wilayah adat Saireri menjadi calon Provinsi Kepulauan Papua Utara, beberĀ  Tonny Tesar, konon beberapa kali sudah diaspirasikan oleh Asosiasi Bupati Wilayah Adat Saireri bersama para tokoh-tokoh, baik aspirasi melalui Kemendagri dan aspirasi langsung ke Komisi II DPR RI, tetapi aspirasi calon DOB wilayah adat Saireri, dengan pertimbangan dari pemerintah, aspirasi DOB tidak masuk menjadi agenda di Komisi II DPR RI.

Tetapi melalui hak inisiasi anggota DPR RI, Yan Permenas Mandenas, usulan calon DOB wilayah adat Saireri menjadi calon Provinsi Kepulauan Papua Utara sudah didorong menjadi salah satu agenda di Baleg DPR RI. Inilah perjuangan dan semangat para anggora DPR RI dari Papua untuk mempercepat calon Provinsi Kepulauan Papua Utara terbentuk, ungkap Tonny Tesar.

Pada kesempatan itu, Tonny Tesar mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota Baleg DPR RI yang sudah menerima tim calon DOB wilayah adat Saireri yang terdiri dari para anggota DPRP Papua, para anggota MRP, para Asosiasi Bupati Wilayah Adat Saireri, para Ketua DPRD, para Sekda, bersama para tokoh-tokoh.

Calon Provinsi Kepulauan Papua Utara terdiri dari
Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten
Supiori dan Kabupaten Waropen. (***)

 

Editor: Jery Sinambela

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *